Makam Bendahara Kuil Ramses II Ditemukan di Saqqara, Muminya Sudah Hilang Dicuri
Kamis, 22 September 2022 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Para arkeolog menemukan sarkofagus di dekat piramida Raja Unas (memerintah sekitar tahun 2353 SM hingga 2323 SM), di selatan koridor tempat orang-orang naik ke piramida. Bukan hal yang aneh jika orang-orang di Mesir kuno ingin dikuburkan di dekat piramida yang dibangun oleh firaun yang hidup di zaman yang jauh lebih awal.
Misalnya, permakaman yang berusia sekitar 2.500 tahun telah ditemukan di dekat piramida Giza, yang berasal dari sekitar 4.500 tahun yang lalu, menunjukkan bahwa orang menganggap situs itu suci. Hieroglif peti mati menyerukan perlindungan almarhum dan memiliki penggambaran Horus, dewa langit berkepala elang dan putra dewa Osiris dan Isis.
Baca juga; Fira'un (Ramses II) Dalam Al-Qur'an: Sombong, Kejam, dan Tiran
Meskipun mumi dalam sarkofagus sudah dirampok di zaman kuno, para arkeolog menemukan jejak resin yang menunjukkan mumi telah beristirahat di dalam peti mati. Tim tidak menemukan artefak lain di dekat peti mati.
Ramses II memerintah Mesir pada saat kerajaannya meluas dari Suriah hingga Sudan. Peti mati itu ditemukan oleh misi arkeologi yang dipimpin oleh Ola El Aguizy, seorang profesor Egyptology di Universitas Kairo.
Misalnya, permakaman yang berusia sekitar 2.500 tahun telah ditemukan di dekat piramida Giza, yang berasal dari sekitar 4.500 tahun yang lalu, menunjukkan bahwa orang menganggap situs itu suci. Hieroglif peti mati menyerukan perlindungan almarhum dan memiliki penggambaran Horus, dewa langit berkepala elang dan putra dewa Osiris dan Isis.
Baca juga; Fira'un (Ramses II) Dalam Al-Qur'an: Sombong, Kejam, dan Tiran
Meskipun mumi dalam sarkofagus sudah dirampok di zaman kuno, para arkeolog menemukan jejak resin yang menunjukkan mumi telah beristirahat di dalam peti mati. Tim tidak menemukan artefak lain di dekat peti mati.
Ramses II memerintah Mesir pada saat kerajaannya meluas dari Suriah hingga Sudan. Peti mati itu ditemukan oleh misi arkeologi yang dipimpin oleh Ola El Aguizy, seorang profesor Egyptology di Universitas Kairo.
(wib)
Lihat Juga :