EA Bakal Hadirkan Anti-Cheat Baru di FIFA 23 Versi PC

Kamis, 15 September 2022 - 08:25 WIB
loading...
EA Bakal Hadirkan Anti-Cheat Baru di FIFA 23 Versi PC
Direktur Senior Kemanan Game dan Anti-cheat EA, Elise Murphy mengatakan bahwa perusahaan membuat EA AntiCheat (EAAC) karena solusi anti-cheat pihak ketiga sering tidak maksimal menjalankan tugasnya. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Electronic Art (EA) bertekad untuk memberangus para cheater di game. Pengembang game asal Amerika Serikat itu telah mengembangkan teknologi anti-cheat tingkat tinggi di game FIFA 23 versi PC yang bakal rilis pada 30 September mendatang.

BACA JUGA - Timnas Indonesia Tantang 2 Negara di FIFA Matchday demi Katrol Ranking FIFA

EA menyebut langkah ini diambil untuk memastikan permainan yang adil dan sportif tanpa kecurangan. Ini akan menjadi ancaman bagi pengembang cheat yang saat ini sudah mampu membuat cheat yang tidak dapat dideteksi oleh alat anti-cheat tingkat OS.

Melansir dari Engadget, Kamis (15/9/2022), Direktur Senior Kemanan Game dan Anti-cheat EA, Elise Murphy mengatakan bahwa perusahaan membuat EA AntiCheat (EAAC) karena solusi anti-cheat pihak ketiga sering tidak maksimal menjalankan tugasnya.

Menurut Elise, bagi timnya anti-cheat yang selama ini digunakan justru malah menghalangi sistem menerapkan privasi tambahan. Untuk itu pihaknya harus dapat mengatasi masalah keamanan secara lebih mendalam.

Sejauh privasi dan keamanan sistem berjalan, Elise mengatakan bahwa EAAC hanya akan memeriksa file yang diperlukan untuk alasan anti-cheat. EAAC akan meng-hash informasi yang dikumpulkannya dan membuang data aslinya.

Ia juga mengklaim bahwa Aaat anti-cheat tidak akan mengumpulkan data dari riwayat penelusuran pengguna, aplikasi yang tidak berinteraksi dengan game EA, atau apa pun yang tidak relevan dengan tujuannya.

Perlu diketahui bahwa EA bukanha pengembang game pertama yang mengadopsi pendekatan anti-cheat tingkat tinggi. Riot dan Activision menggunakan alat serupa di Valorant, Call of Duty: Vanguard dan Call of Duty: Warzone
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0994 seconds (10.177#12.26)