China Batasi Anak-anak Bermain Game hanya 15 Jam Sebulan

Minggu, 12 Januari 2025 - 11:54 WIB
loading...
China Batasi Anak-anak...
China Batasi Anak-anak Bermain Game. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
BEIJING - China kini membatasi anak-anak di negara itu untuk bermain video game hanya selama 15 jam dalam waktu sebulan.

BACA JUGA - Hindari Anak Kecanduan HP, Ayah Ini Jadikan Rumahnya Istana Bermain

Langkah ini diambil China untuk mencegah anak-anak kecanduan pada dunia permainan video.

Sejalan dengan langkah ini, Tencent dan NetEase di China telah mulai menerapkan batasan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun, untuk bermain maksimal hanya 15 jam selama liburan selama sebulan mulai dari 13 Januari 2025 hingga 13 Februari 2025.

Pihak berwenang China telah lama khawatir tentang kecanduan game dan aktivitas online berbahaya lainnya di kalangan anak muda.

Beijing tampaknya menunjukkan skeptisisme yang berkembang atas perluasan modal dan teknologi, serta dampak yang berpotensi merugikan pada kesejahteraan generasi muda negara itu.

Aturan baru itu muncul di tengah tindakan keras terhadap raksasa teknologi China, seperti Alibaba, Didi dan Tencent, serta serangkaian reformasi atas kegiatan yang dianggap oleh Beijing berbahaya bagi generasi muda, termasuk budaya penggemar selebriti dan les privat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Rekomendasi
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
China Akan Larang Anak-anak...
China Akan Larang Anak-anak dan Remaja Main Internet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved