26 Juta Data Pelanggan Indihome Diduga Bocor, Ini Pembelaan Telkom
Senin, 22 Agustus 2022 - 16:46 WIB
loading...
Telkom tengah melakukan pengecekan terkait validitas data pelanggan Indihome yang dikabarkan bocor. Foto: dok Indihome
A
A
A
JAKARTA - Manajemen Telkom angkat bicara terkait dugaan kebocoran 26 juta data pengguna Indihome yang saat ini tengah menjadi sorotan. Dengan tegas, perusahaan plat merah itu menyatakan selalu menjaga keamanan data pelanggan serta tidak pernah memperjualbelikan data pelanggan.
”Dapat dipastikan bahwa Telkom berkomitmen menjamin keamanan data pelanggan dengan sistem keamanan siber yang terintegrasi dan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama,” kata Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, dilansir Antara.
Lebih lanjut Pujo mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi internal untuk mengecek dan memastikan validitas data pelanggan Indihome yang dikabarkan bocor. Ia juga menyebut Telkom mematuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan.
Sebelumnya, data milik pelanggan Indihome diduga bocor dan dibagikan secara cuma-cuma di forum online. Pengguna Twitter bernama Teguh Aprianto dengan akun @secgron menyebut setidaknya ada 26 juta data yang bocor yang mencakup browsing history, nama pelanggan, jenis kelamin, hingga NIK.
”Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan. Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK,” cuit @segron.
”Dapat dipastikan bahwa Telkom berkomitmen menjamin keamanan data pelanggan dengan sistem keamanan siber yang terintegrasi dan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama,” kata Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, dilansir Antara.
Lebih lanjut Pujo mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi internal untuk mengecek dan memastikan validitas data pelanggan Indihome yang dikabarkan bocor. Ia juga menyebut Telkom mematuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan.
Sebelumnya, data milik pelanggan Indihome diduga bocor dan dibagikan secara cuma-cuma di forum online. Pengguna Twitter bernama Teguh Aprianto dengan akun @secgron menyebut setidaknya ada 26 juta data yang bocor yang mencakup browsing history, nama pelanggan, jenis kelamin, hingga NIK.
”Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan. Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK,” cuit @segron.
Lihat Juga :