Manfaatkan Gadget, Inilah Seluk Beluk Meraup Untung di E-Commerce

Kamis, 18 Agustus 2022 - 14:38 WIB
loading...
Manfaatkan Gadget, Inilah Seluk Beluk Meraup Untung di E-Commerce
Aktivitas transaksi jual beli daring atau yang kita kenal dengan e-commerce saat ini sangat digemari. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi mengadakan kegiatan Webinar tentang “Seluk Beluk Meraup Untung di E-Commerce ” pada Kamis, 18 Agustus 2022

Berdasarkan Penelitian We Are Social Hootsuite per Februari 2022 di indonesia terdapat 204,7 juta pengguna internet dan pengguna media sosial aktif mencapai 191,4 juta. Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 berada pada level “sedang” dengan skor 3,49.

BACA JUGA - Ecommerce Bisa Tumbuh Rp337 Triliun, Efisiensi Sistem Logistik Jadi Kunci

Pengukuran dengan Kerangka Indeks Literasi Digital tahun 2021 ini menggunakan empat pilar, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital , dan Budaya Digital. Karena masih berada di level “sedang”, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD melakukan berbagai kegiatan seperti webinar untuk meningkatkan kecakapan Digital Masyarakat.

Kemajuan dunia digital juga diiringi dengan perkembangan ekonomi digital atau E-Commerce. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, hampir 90% penduduk Indonesia atau sebanyak 270,20 juta jiwa pernah pernah melakukan aktivitas pembelian barang atau jasa secara daring.

Angka tersebut kian menegaskan bahwa aktivitas transaksi jual beli daring atau yang kita kenal dengan e-commerce saat ini sangat digemari. Generasi muda diharapkan menjadi pendorong utama perkembangan ekonomi digital.

Nurul Azka konten kreator mengatakan saat ini kita harus siap untuk hidup berdampingan dengan dunia digital. “Kegiatan kita setiap hari tidak terlepas dari mengakses dunia digital, semua serba digital sehingga kita bisa memperoleh informasi dengan mudah dan cepat hanya bermodalkan gadget dan internet yang lancar”, terang Azka.

Nurul Azka juga mengajak generasi muda untuk bisa berkreasi positif di dunia digital seperti menjadi konten kreator. “Luruskan niat untuk menjadi konten kreator yang bermanfaat untuk bangsa, lihat di sekitar kita apa yang bisa menjadi inspirasi konten yang akan kita ciptakan. Terus belajar dan konsisten dalam membuat konten agar bisa menarik audien. Jika sudah memiliki audien, kita juga akan mudah memasuki dunia e-commerce”, jelas Azka.

Fadolly seorang entrepreneur menghimbau pengguna media digital untuk lebih mengedepankan etika. “Kita harus selalu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan manusia nyata di jaringan lain, bukan sekedar dengan deretan karakter huruf di layar monitor tetapi dengan manusia sesungguhnya, karena hal itulah kita harus mengedepankan etika dan sopan santun, ungkap Fadolly.

Fadolly mengutarakan media digital bisa menjadi sarana untuk mengembangkan bisnis bagi pelaku UMKM. “Manfaatkan gadget kita bisa untuk mengembangkan bisnis kita dengan melakukan kerjasama dan kolaborasi dengan marketplace ataupun aplikasi seperti ojek online. Kita bisa melakukan transaksi online di digital dengan hanya berdiam diri di tempat usaha dan rumah kita”, terang Fadolly.

Muhammad Mikail Karimov Head of Operation PT Meraki Kreasi Bangsa mengatakan ekonomi digital menjadi penyelamat UMKM saat krisis Covid-19.

'' Survei dari Katadata Insight Center (KIC) menemukan sekitar 81% pelaku UMKM di Jabodetabek menggunakan m untuk membantu usaha mereka selama pandemi Covid-19, karena hal inilah kita wajib paham akan dunia e-commerce dan memahami semua fitur yang ada di platform yang kita gunakan”, jelas Mikail.

Mikail juga memberikan tips kepada anak muda yang terjun ke dunia ekonomi digital untuk menyiapkan konten yang berkualitas. “Konten merupakan hal yang wajib dipersiapkan untuk promosi dan pengenalan produk kita pada calon pembeli, sajikan foto produk terbaik disertai dengan fitur dan manfaat produk dan jangan lupa untuk memberikan edukasi tentang produk kita. Satu hal lagi yang penting adalah testimoni tentang produk kita untuk menarik minat pembeli’, jelas Mikail.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1425 seconds (10.55#12.26)