Penerbangan Nancy Pelosi ke Taiwan Dipantau 345.000 Orang, Begini Cara Melacak Posisi Pesawat

Kamis, 04 Agustus 2022 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Baca juga; Citra Satelit, AS Siagakan 20 Persen Pesawat Pengebom Siluman B-2 di Australia

Menurut Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), data lokasi yang lebih tepat yang difasilitasi oleh sistem navigasi berbasis satelit seperti GPS memungkinkan penerbangan yang lebih efisien dan lebih aman.
Penerbangan Nancy Pelosi ke Taiwan Dipantau 345.000 Orang, Begini Cara Melacak Posisi Pesawat


“Peningkatan akurasi, integritas, dan keandalan sinyal satelit melalui radar berarti pengontrol akan dapat dengan aman mengurangi jarak pemisahan minimum antara pesawat dan meningkatkan kapasitas di langit negara,” pernyataan FAA.

Pelosi meninggalkan Taiwan pada Rabu (3 Agustus) setelah bertemu dengan presiden negara itu dan pejabat tinggi lainnya. Penerbangan keluar pembicara rumah tidak menarik banyak perhatian seperti kedatangannya, di mana pesawat militer China terbang secara agresif dekat ke wilayah udara Taiwan.

“ADS-B juga menyediakan cakupan yang lebih besar karena stasiun bumi jauh lebih mudah ditempatkan daripada radar. Daerah terpencil tanpa jangkauan radar, seperti Teluk Meksiko dan sebagian besar Alaska, sekarang dapat dipantau dengan ADS-B,” tambah FAA.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Amerika Serikat Terjunkan...
Amerika Serikat Terjunkan Pesawat Pengebom Nuklir B2 ke Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved