Virgin Orbit Sukses Luncurkan Satelit di Malam Hari, Pertama di Dunia
Minggu, 03 Juli 2022 - 17:25 WIB
loading...
Pesawat Boeing 747 modifikasi yang digunakan untuk meluncurkan satelit Virgin Orbit. Foto: Virgin Orbit
A
A
A
CALIFORNIA - Virgin Orbit berhasil membuat pencapaian baru. Perusahaan penyedia jasa peluncuran satelit itu sukses melontarkan roket yang membawa tujuh satelit dari pangkalan udara Mojave, California, pada dini hari. Tepatnya, pukul 01.49 pagi waktu setempat. Ini pertama kalinya peruahaan roket meluncurkan satelit di malam hari. Biasanya, peluncuran roket selalu dilakukan di siang hari.
Menurut laporan The Verge, Minggu (3/7), Virgin Orbit membawa satelit ke orbit rendah Bumi dengan bantuan pesawat pengangkut Boeing 747 yang disebut Cosmic Girl.
Pesawat ini mengangkut roket LauncherOne yang terpasang di bawah salah satu sayapnya. Di misi yang disebut Straight Up itu, ada 7 satelit peneliti yang diluncurkan ke orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO) dengan ketinggian sekitar 500-2.000 km dari bumi. Misi tersebut merupakan bagian dari Program Uji Luar Angkasa NASA.
Menggunakan Boeing 747
![Virgin Orbit Sukses Luncurkan Satelit di Malam Hari, Pertama di Dunia]()
Berbeda dengan perusahaan roket seperti SpaceX milik Elon Musk, Virgin Orbit membawa satelit ke luar angkasa tanpa menggunakan roket. Namun, memakai pesawat Boeing 747 yang dimodifikasi untuk meluncurkan roketnya. Metode ini dikenal sebagai peluncuran udara.
Dengan tidak meluncurkan roket dari tanah, Virgin Orbit memiliki banyak keuntungan dan fleksibilitas. Salah satunya, bisa mengangkasa di malam hari. Pesawat Boeing 747 Cosmic Girl terbang dengan ketinggian sekitar 35.000-45.000 kaki di atas tanah. Lalu, meluncurkan roket berisi satelit dengan berat sekitar 500 kilogram ke luar angkasa.
Menurut laporan The Verge, Minggu (3/7), Virgin Orbit membawa satelit ke orbit rendah Bumi dengan bantuan pesawat pengangkut Boeing 747 yang disebut Cosmic Girl.
Pesawat ini mengangkut roket LauncherOne yang terpasang di bawah salah satu sayapnya. Di misi yang disebut Straight Up itu, ada 7 satelit peneliti yang diluncurkan ke orbit rendah bumi (Low Earth Orbit/LEO) dengan ketinggian sekitar 500-2.000 km dari bumi. Misi tersebut merupakan bagian dari Program Uji Luar Angkasa NASA.
Menggunakan Boeing 747

Berbeda dengan perusahaan roket seperti SpaceX milik Elon Musk, Virgin Orbit membawa satelit ke luar angkasa tanpa menggunakan roket. Namun, memakai pesawat Boeing 747 yang dimodifikasi untuk meluncurkan roketnya. Metode ini dikenal sebagai peluncuran udara.
Dengan tidak meluncurkan roket dari tanah, Virgin Orbit memiliki banyak keuntungan dan fleksibilitas. Salah satunya, bisa mengangkasa di malam hari. Pesawat Boeing 747 Cosmic Girl terbang dengan ketinggian sekitar 35.000-45.000 kaki di atas tanah. Lalu, meluncurkan roket berisi satelit dengan berat sekitar 500 kilogram ke luar angkasa.
Lihat Juga :