Sulit Digunakan, Aplikasi MyPertamina Dapat Ulasan Buruk di Google Play Store

Minggu, 03 Juli 2022 - 13:44 WIB
loading...
Sulit Digunakan, Aplikasi...
Aplikasi MyPertamina mendapat rating 1.3 dari 5 bintang di Google Play Store. Foto: tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Aplikasi MyPertamina memang banyak dibicarakan di jagad maya sejak sepekan terakhir. Ini karena sejak 1 Juli 2022 ada kebijakan baru dimana PT Pertamina (Persero) membatasi penjualan BBM jenis Pertalite dan Solar bersubsidi. Mereka yang ingin membeli kedua jenis bahan bakar tersebut harus menggunakan MyPertamina untuk bertransaksi.

Caranya dengan melakukan pendaftaran terlebih dulu, lalu memindai QR Code sebelum membeli BBM jenis Pertalite dan Solar bersubsidi yang ada di SPBU.

Di tahap awal, pemberlakukan aturan pembatasan pembelian BBM subsidi ini hanya di lima provinsi saja, yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Meski demikian, sebagian masyarakat mengeluh soal pendaftaran maupun penggunaan aplikasi MyPertamina.

Keluhan itu, salah satunya ditumpahkan lewat rating buruk di toko aplikasi Google Play Store untuk pengguna ponsel Android. Rating rata-rata MyPertamina adalah 1.3 dari 5 bintang dengan total 217.000 ulasan. Bandingkan dengan aplikasi Shell Asia yang mendapatkan rating 4.8 dari 5 bintang dengan 10.000 ulasan.

Sulit Digunakan, Aplikasi MyPertamina Dapat Ulasan Buruk di Google Play Store

Suasana di SPBU Pertamina. Foto: Antara

”Saya tidak bisa mendaftar. Jika ingin memaksa masyarakat menggunakan aplikasi MyPertamina, paling tidak bikin aplikasi yang bagus dan terencana. Saya paham, semua harus menjalani trial dan error agar sempurna. Tapi, saya terus menerus gagal di tahap akhir registrasi. Mengapa banyak orang komplain? Karena aplikasi ini diwajibkan untuk membeli BBM bersubsidi. Ada baiknya di masa uji coba ini menggunakan aplikasi tidak wajib. Biarkan orang untuk mencoba terlebih dulu, sambil diberikan hadiah,” komentar Christian Wijaya.

”Kurang berguna, tidak user friendly. Anda tidak bisa mendapatkan poin jika membayar tunai. Petugas SPBU juga tidak pernah bertanya apakah Anda menggunakan aplikasi. Jika Anda ingin membuat program loyalty pelanggan, contohlah aplikasi Sheel yang lebih berguna dan menarik. Harga BBM-nya lebih mahal, tapi dengan adanya program loyalty saya jadi lebih tertarik dengan brand-nya,” beber Karmila M.

BACA JUGA: Daftar Motor Dilarang Isi Pertalite, Jangan Nekad!

”Aplikasinya bagus. Tapi, ada masalah besar di sistem pembayaran. Membayar MyPertamina menggunakan LinkAja sangat melelahkan. Setelah memindai QR, butuh waktu lama untuk membuka halaman pembayaran. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya bisa menyelesaikan pembayaran. Tapi, transaksi dan poin-nya tidak terekam di aplikasi. Mesin EDC di SPBU juga tidak bisa mencetak bukti transaksi setelah saya menunggu beberapa menit. Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk melakukan proses beli BBM,” ungkap Elvin Teo.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Cek Kode QR Organisasi...
Cara Cek Kode QR Organisasi VIVO Tanpa Aplikasi Tambahan
Tepis Ngoplos RON 90...
Tepis Ngoplos RON 90 ke 92, Inilah Kandungan Zat Deys yang Dijadikan Pembelaan Pertamina
Apa Itu Blending dalam...
Apa Itu Blending dalam Kasus Dugaan Oplosan Bensin Pertamax Pertamina
Cara Membuat Barcode...
Cara Membuat Barcode MyPertamina, Buat Syarat Transaksi BBM Subsidi
Aplikasi MyPertamina...
Aplikasi MyPertamina Sering Error, Ini Jawaban Pertamina
Ini Syarat Pendaftaran...
Ini Syarat Pendaftaran Mobil Subsidi Pertalite, Pahami Agar Tidak Salah
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved