Sulit Digunakan, Aplikasi MyPertamina Dapat Ulasan Buruk di Google Play Store
Minggu, 03 Juli 2022 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
”Saya tidak bisa mendaftar. Jika ingin memaksa masyarakat menggunakan aplikasi MyPertamina, paling tidak bikin aplikasi yang bagus dan terencana. Saya paham, semua harus menjalani trial dan error agar sempurna. Tapi, saya terus menerus gagal di tahap akhir registrasi. Mengapa banyak orang komplain? Karena aplikasi ini diwajibkan untuk membeli BBM bersubsidi. Ada baiknya di masa uji coba ini menggunakan aplikasi tidak wajib. Biarkan orang untuk mencoba terlebih dulu, sambil diberikan hadiah,” komentar Christian Wijaya.
”Kurang berguna, tidak user friendly. Anda tidak bisa mendapatkan poin jika membayar tunai. Petugas SPBU juga tidak pernah bertanya apakah Anda menggunakan aplikasi. Jika Anda ingin membuat program loyalty pelanggan, contohlah aplikasi Sheel yang lebih berguna dan menarik. Harga BBM-nya lebih mahal, tapi dengan adanya program loyalty saya jadi lebih tertarik dengan brand-nya,” beber Karmila M.
BACA JUGA: Daftar Motor Dilarang Isi Pertalite, Jangan Nekad!
”Aplikasinya bagus. Tapi, ada masalah besar di sistem pembayaran. Membayar MyPertamina menggunakan LinkAja sangat melelahkan. Setelah memindai QR, butuh waktu lama untuk membuka halaman pembayaran. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya bisa menyelesaikan pembayaran. Tapi, transaksi dan poin-nya tidak terekam di aplikasi. Mesin EDC di SPBU juga tidak bisa mencetak bukti transaksi setelah saya menunggu beberapa menit. Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk melakukan proses beli BBM,” ungkap Elvin Teo.
”Kurang berguna, tidak user friendly. Anda tidak bisa mendapatkan poin jika membayar tunai. Petugas SPBU juga tidak pernah bertanya apakah Anda menggunakan aplikasi. Jika Anda ingin membuat program loyalty pelanggan, contohlah aplikasi Sheel yang lebih berguna dan menarik. Harga BBM-nya lebih mahal, tapi dengan adanya program loyalty saya jadi lebih tertarik dengan brand-nya,” beber Karmila M.
BACA JUGA: Daftar Motor Dilarang Isi Pertalite, Jangan Nekad!
”Aplikasinya bagus. Tapi, ada masalah besar di sistem pembayaran. Membayar MyPertamina menggunakan LinkAja sangat melelahkan. Setelah memindai QR, butuh waktu lama untuk membuka halaman pembayaran. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya bisa menyelesaikan pembayaran. Tapi, transaksi dan poin-nya tidak terekam di aplikasi. Mesin EDC di SPBU juga tidak bisa mencetak bukti transaksi setelah saya menunggu beberapa menit. Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk melakukan proses beli BBM,” ungkap Elvin Teo.
(dan)
Lihat Juga :