Astronom Temukan Bintang Mati dengan Kecepatan 612 Km Per Detik

Selasa, 21 Juni 2022 - 08:30 WIB
loading...
Astronom Temukan Bintang...
Ledakan supernova melesatkan bintang mati dengan kecepatan yang sangat tinggi. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Ketika sebuah bintang raksasa mati atau hancur, dampaknya luar biasa besar. Bintang tersebut akan meledak hebat, menciptakan sebuah supernova yang menerangi kosmos. Inti bintang tersebut, hancur menjadi bintang neutron ultra padat atau disebut sebagai lubang hitam.

Dan salah satu dampak dari ledakan itu adalah melesatkan inti yang hancur meluncur dengan kecepatan yang luar biasa tinggi melintasi ruang intergalaksi.

Salah satu objek tersebut ditemukan dan diukur oleh data dari observatorium sinar-X Chandra. Tepatnya, sejenis bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar. Pulsar melesat dengan kecepatan 612 kilometer per detik. Ini adalah salah satu objek tercepat di luar angkasa yang pernah dicatat oleh para astronom .

Tapi, sebenarnya bukan yang tercepat. Sebab, bintang tercepat di galaxy Milky Way bukanlah objek yang jadi dampak dari ledakan supernova. Melainkan sebuah bintang yang mengorbit pada Sgr A, yakni lubang hitam raksasa di pusat galaksi.

Pada titik tercepat dalam orbitnya, bintang tersebut bergerak liar di kecepatan 24.000 kilometer per detik.

Tapi, bagaimana caranya ilmuwan mengukur kecepatan objek di galaksi? ”Kami bisa melihat gerakan pulsar dalam observatorium sinar-X Chandra yang sangat tajam,” beber astrofisikawan Xi Long dari Harvard & Smithsonian Center for Astrophysics (CfA).

Deteksi dilakukan dengan melihat sisa supernova yang bersinar sekitar 20.000 tahun cahaya, bernama G292.0+1.8. Lewat pengamatan sebelumnya, tertangkap pulsar yang melaju kencang di dalamnya.

Long ingin mempelajari objek tersebut untuk melihat apakah ia bisa mengungkap sejarah supernova, dengan menelusuri gerakannya ke pusat objek secara terbalik.

”Kami hanya memiliki beberapa rekaman ledakan supernova yang datanya bisa digunakan untuk mengalisa objek tersebut,” kata astrofisikawan Daniel Patnaude dari CfA.

Mereka mempelajari gambar yang diambil dari sisa supernova pada 2006 dan 2016, dan menggunakan data Gaia untuk menentukan lokasinya saat ini di Bima Sakti. Lalu, membandingkan perbedaannya dengan posisi pulsar.

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Gojek Menggandeng BTS

Perbandingan tersebut mengungkap sesuatu yang sangat menarik: bintang yang telah mati tampaknya bergerak 30 persen lebih cepat dari perkiraan. Sebelumnya, ledakan supernova terdekat terjadi 3.000 tahun lalu. Tapi ternyata terjadi 2.000 tahun lalu.

”Energi yang dimiliki pulsar 200 juta kali lebih besar dibandingkan energi yang digunakan oleh bumi untuk mengorbit matahari,” ujar Long.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Fenomena Alam Besar...
Fenomena Alam Besar Bakal Terjadi, Bintang-bintang Berukuran Besar Memuntahkan Bebatuan
Terowongan Antarbintang...
Terowongan Antarbintang Ditemukan: Gerbang Baru Menuju Bintang Lain?
Tachyon Partikel Alam...
Tachyon Partikel Alam Semesta yang Bergerak Melebihi Kecepatan Cahaya
Zat Super Dahsyat yang...
Zat Super Dahsyat yang Membentuk Alam Semesta Ditemukan
Jumlah Bintang di Langit...
Jumlah Bintang di Langit Tiba-tiba Berkurang Seratus
Sosok Renaldy Pujiansyah:...
Sosok Renaldy Pujiansyah: Bangun Sistem, Gerakkan Bisnis, dan Bawa Visi Besar Industri Kreatif Indonesia
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Kembali Pimpin Bintang...
Kembali Pimpin Bintang Muda Indonesia, Farkhan: Jaga Semangat Kebersamaan dan Terus Berinovasi
Rekomendasi
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Ma’shum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2026, Salam Sapa hingga Operasi Semut
Berita Terkini
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved