Mengenal Hukuman Yue yang Brutal Terhadap Wanita di Zaman China Kuno
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:45 WIB
loading...
Tulisan sejarah dan seni membuktikan hukuman yue di Tiongkok kuno, yang menunjukkan orang-orang yang kehilangan kaki sebagai hukuman; mereka dipekerjakan sebagai penjaga gerbang. Foto/Li Nan/Acta Anthropologica Sinica/Live Science
A
A
A
BEIJING - Hukuman Yue dalam sejarah China kuno dikenal sebagai salah satu dari lima hukuman untuk budak yang diberlakukan sejak milenium kedua SM oleh kaisar dari dinasti Xia, dinasti pertama Tiongkok kuno. Begitu brutalnya hukuman Yue terungkap dari penemuan kerangka wanita berusia 3000 tahun lalu yang kehilangan kerangka kaki akibat amputasi.
Menurut studi tahun 2019 di Tsinghua China Law Review, hukuman yue sudah dikenal secara umum di Tiongkok kuno selama lebih dari 1.000 tahun, sampai dihapuskan pada abad kedua SM. Seorang arkeolog di Universitas Peking di China, Li Nan mengatakan, hukuman Yue bisa dijatuhkan kepada seseorang yang melakukan pemberotakan, mencuri, atau memanjat gerbang terlarang.
Dari penemuan kerangka wanita dari sebuah makam di situs Zhouyuan, Provinsi Shaanxi, barat laut China tahun 1999, tulang kakinya sebagian besar hilang. Analisis anatomi mengungkapkan bahwa wanita itu berusia antara 30 dan 35 tahun ketika meninggal.
Baca juga; Ragam Hukuman bagi Koruptor di Dunia, dari Penjara hingga Hukuman Mati
Setelah menjalani hukuman Yue dengan diamputasi bagian kakinya, wanita itu mengalami perawatan karena cukup menderita akibat hukuman yang diterimanya. Dari pertumbuhan tulang kaki yang tersisa menunjukkan wanita itu sempat hidup sekitar lima tahun lagi sebelum meninggal.
Menurut studi tahun 2019 di Tsinghua China Law Review, hukuman yue sudah dikenal secara umum di Tiongkok kuno selama lebih dari 1.000 tahun, sampai dihapuskan pada abad kedua SM. Seorang arkeolog di Universitas Peking di China, Li Nan mengatakan, hukuman Yue bisa dijatuhkan kepada seseorang yang melakukan pemberotakan, mencuri, atau memanjat gerbang terlarang.
Dari penemuan kerangka wanita dari sebuah makam di situs Zhouyuan, Provinsi Shaanxi, barat laut China tahun 1999, tulang kakinya sebagian besar hilang. Analisis anatomi mengungkapkan bahwa wanita itu berusia antara 30 dan 35 tahun ketika meninggal.
Baca juga; Ragam Hukuman bagi Koruptor di Dunia, dari Penjara hingga Hukuman Mati
Setelah menjalani hukuman Yue dengan diamputasi bagian kakinya, wanita itu mengalami perawatan karena cukup menderita akibat hukuman yang diterimanya. Dari pertumbuhan tulang kaki yang tersisa menunjukkan wanita itu sempat hidup sekitar lima tahun lagi sebelum meninggal.
Lihat Juga :