Masyarakat Boleh Mudik, Trafik Ramadan dan Lebaran Diprediksi Naik 10-15 Persen

Senin, 28 Maret 2022 - 17:21 WIB
loading...
Masyarakat Boleh Mudik, Trafik Ramadan dan Lebaran Diprediksi Naik 10-15 Persen
Tampak teknisi tengah XL Axiata melakukan perawatan berkala di salah satu BTS. Foto: dok XL Axiata
A A A
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengaku telah memperkuat jaringan telekomunikasi guna menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini. Penguatan jaringan data perlu dilakukan sebagai antisipasi kemungkinan lonjakan trafik penggunaan di sepanjang Ramadan dan terlebih saat libur panjang Lebaran.

”Pemerintah sudah mengizinkan mudik Lebaran, maka mobilitas masyarakat kemungkinan besar akan meningkat. Trafik semua layanan telekomunikasi, terutama data, juga akan naik. Maka, penguatan jaringan harus dilakukan. Kami menyiapkan kapasitas jaringan 2x dibanding hari normal,” beber Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata , I Gede Darmayusa.

Gede memperkirakan trafik akan meningkat 10% selama Ramadan dibanding hari biasa. Juga, meningkat hingga 15% saat masuk di masa libur Lebaran.

Selain peningkatan kapasitas, Gede menyebut langkah antisipasi lainnya adalah optimalisasi jaringan. Khususnya di Pulau Jawa. Termasuk, lokasi-lokasi khusus yang menjadi tempat keramaian.

Streaming Video
XL Axiata menyebut peningkatan trafik salah satunya dipicu oleh perkembangan teknologi. ”Semakin canggih gadget, semakin banyak fiturnya. Semakin tinggi penggunaan data. Misalnya saja tren penggunaan video streaming akan semakin meningkat,” ujar Gede.

Menurutnya, di hari normal biasa trafik jaringan data XL Axiata sebesar 22 PB (Petabyte). ”Meski demikian, untuk menjamin kemampuan jaringan kami menampung lonjakan trafik nanti, kapasitas tetap kami naikkan hingga 3x dari hari normal," imbuh Gede.

XL Axiata mengaku telah menyiagakan sumberdaya seperti tim teknis yang akan memantau kondisi jaringan selama 24 jam. Juga, pengerahan armada mobile BTS untuk mendukung penguatan jaringan di lokasi yang rawan terjadi kepadatan trafik.

”Kami juga akan memantau seluruh wilayah operasi melalui fasilitas pusat monitoring Customer Experience & Service Operation Center (CESOC),” ujar Gede.



Hingga akhir 2021, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi, total 458 kota/Kabupaten. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara.

Total sebanyak 162 ribu BTS, di antaranya 77 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113 ribu kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani 57,9 juta pelanggan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1289 seconds (0.1#10.140)
pixels