Pesawat X-37B Sanggup Mengorbit 700 Hari, Dicurigai Mampu Menembak Jatuh Satelit
Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dugaan ini disangkal militer AS dengan menjelaskan bahwa pesawat X-37B untuk tujuan damai sebagai tempat uji teknologi dan ilmiah. Misalnya, dapat mencoba teknologi baru untuk satelit mata-mata dan jenis kendaraan yang mengorbit lainnya.
X-37B juga dapat mengumpulkan data tentang mekanisme peluncuran vertikal untuk kontrol penerbangan dan pengujian komponen luar angkasa lainnya. X-37 memulai perjalanannya ke produksi pada tahun 1999 dan NASA mengawasi proyek tersebut.
Meskipun berukuran kecil, pesawat luar angkasa itu mampu terbang di orbit, antara 150 dan 500 mil di atas bumi, untuk waktu yang sangat lama. Satu misi berlangsung 718 hari pada 2017 dan misi kelima selama 780 hari di luar angkasa.
Setiap misi X-37B menelan biaya sekitar USD200 juta atau sekitar Rp2,9 triliun. Itu bukan harga yang buruk mengingat pesawat ini tetap berada di orbit begitu lama, dapat digunakan kembali, dan tidak berawak.
Baca juga; China Produksi Pesawat Luar Angkasa Baru Berpenumpang Kecepatan Capai 4.180 Km/Jam
X-37B juga dapat mengumpulkan data tentang mekanisme peluncuran vertikal untuk kontrol penerbangan dan pengujian komponen luar angkasa lainnya. X-37 memulai perjalanannya ke produksi pada tahun 1999 dan NASA mengawasi proyek tersebut.
Meskipun berukuran kecil, pesawat luar angkasa itu mampu terbang di orbit, antara 150 dan 500 mil di atas bumi, untuk waktu yang sangat lama. Satu misi berlangsung 718 hari pada 2017 dan misi kelima selama 780 hari di luar angkasa.
Setiap misi X-37B menelan biaya sekitar USD200 juta atau sekitar Rp2,9 triliun. Itu bukan harga yang buruk mengingat pesawat ini tetap berada di orbit begitu lama, dapat digunakan kembali, dan tidak berawak.
Baca juga; China Produksi Pesawat Luar Angkasa Baru Berpenumpang Kecepatan Capai 4.180 Km/Jam
Lihat Juga :