Ini 5 Senjata Anti-tank Ukraina untuk Cegat Pasukan Rusia

Rabu, 02 Maret 2022 - 11:32 WIB
loading...
A A A
Cara mengoperasikan stinger, prajurit memasukkan Pendingin Batera Unit ke dalam handguard yang melepaskan aliran gas argon ke dalam mesin. Itu juga menembakkan muatan energi kimia yang menggerakkan indikator dan rudal.

Stinger sudah teruji dalam perang di Afghanistan ketika seorang mujahidin berhasil menembak jatuh sebuah helikopter serang Soviet Hind. Langkah itu mengubah jalannya perang dan menyebabkan pecahnya Uni Soviet.

Di perang Rusia - Ukraina ini, meski kabarnya masih simpang siur militer Ukraina mengklaim telah menembak jatuh lima pesawat Rusia dan satu helikopter di Luhansk di timur menggunakan stinger.

4. Drone Bayraktar TB2

Ini 5 Senjata Anti-tank Ukraina untuk Cegat Pasukan Rusia


Selain senjata anti-tank, Ukraina juga mendapat bantuan pesawat tak berawak dari Turki. Drone Bayraktar TB2 buatan Turki ini mampu terbang selama 24 jam di ketinggian 7.300 meter dan membawa roket seberat 150kg.

Drone kebanggaan warga Turki ini mampu melakukan serangan udara terhadap tank dan bunker, dengan ketinggian maksimum lima mil untuk menghindari senapan mesin musuh. Drone juga dapat bernavigasi meskipun kehilangan sinyal GPS.

Turki pertama kali mengembangkan prototipe untuk TB2 pada tahun 2007 sebelum drone mencapai tahap produksi akhir pada tahun 2012. Drone memiliki panjang 21 kaki, memiliki kecepatan tertinggi 80mph dan jangkauan 93 mil.

BACA JUGA: Kawah Bekas Tumbukan Asteroid Terbesar Ditemukan di China

Sebelumnya, drone ini telah digunakan oleh Azerbaijan melawan separatis Armenia; Pasukan keamanan Turki, termasuk sekutu mereka di Libya dan Suriah; dan juga dijual ke Ukraina dan Qatar.

5. Senjata Artileri 152mm

Ini 5 Senjata Anti-tank Ukraina untuk Cegat Pasukan Rusia


Militer Ukraina juga mendapatkan bantuan senapan dan amunisi artileri 152mm dari Republik Ceko. Senapan artileri dirancang untuk memberikan dukungan tembakan bagi pasukan lapis baja dan infanteri dengan menembakkan amunisi pada jarak yang lebih jauh daripada senjata ringan.

Senjata artileri kaliber 152 mm atau 155 mm dapat ditemukan di sebagian besar konflik saat ini dan baru-baru ini. Kedua kaliber secara umum serupa dalam kemampuan; keduanya mampu mengirimkan proyektil sekitar 40 kg hingga jarak 17-40 km. Meriam kaliber 152 mm dan 155 mm sering dianggap sebagai 'artileri berat'.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Diserang Drone, Rumah...
Diserang Drone, Rumah Putin Ternyata Dilindungi Teknologi Anti-Nuklir
Dibantu Eropa, Diam-diam...
Dibantu Eropa, Diam-diam Ukraina Serang Rusia dari Luar Angkasa
Rusia Siapkan Platform...
Rusia Siapkan Platform Khusus untuk Blokir Nomor Telepon dan Website Berbahaya
Gunakan Starlink, Elon...
Gunakan Starlink, Elon Musk Ancam Ukraina untuk Berhenti Perang
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Rekomendasi
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved