Korban Binomo Bermunculan, Yuk! Kenali antara NFT, Forex, dan Binary Options

Selasa, 22 Februari 2022 - 17:34 WIB
loading...
Korban Binomo Bermunculan,...
Perbedaan NFT, Forex dan Trading. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Baru- baru ini Otoritas Jasa Keunagan (OJK) menghentikan 21 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin atau ilegal yang terdiri dari 16 money game, 3 perdagangan aset kripto, dan 2 entitas perdagangan robot trading.

Bahkan yang terbaru kasus Binomo yang dinilai oleh berbagai pihak sebagai website judi dengan melibatkan terduga Indra Kenz.

Menurut beberapa pemain Bitcoin dan investasi hal ini dikarenakan masih minimnya informasi dan edukasi terkait ketiga produk tersebut.

BACA JUGA - Kasus Aplikasi Binomo Indra Kenz Naik ke Tahap Penyidikan

Non Fungible Token (NFT) atau token yang tidak dapat dipertukarkan adalah aset digital dengan properti unik yang membuatnya lebih sulit untuk disalin atau direplikasi daripada token yang dapat dipertukarkan. Tidak seperti cryptocurrency tradisional yang dirancang untuk digunakan sebagai mata uang, NFT memiliki berbagai aplikasi di ruang blockchain.

Dalam dunia game, NFT digunakan untuk membuat item unik dalam game yang memiliki nilai tersendiri dan tidak dapat direplikasi atau ”dihabiskan” lebih dari satu kali.

Sementara, Forex dan Binary Options berdasarkan penjelasan di website Nadex, keduanya memberi pedagangnya penerapan target keuntungan individu dalam kombinasi dengan perintah stop-loss yang disebutkan di atas.

Keduanya tidak tersedia untuk opsi biner. Yang terakhir, pedagang harus memenangkan sebagian besar taruhan perdagangan untuk memiliki rekam jejak jangka panjang yang sukses dan menguntungkan.

Tak hanya permasalahan Binomo, modus duplikasi akun juga banyak terjadi di Indonesia. seperti modus penggandaan akun dari PT Upbit Exchange Indonesia berupa penawaran investasi melalui Telegram.

Seperti diketahui, Satgas Waspada Investasi menemukan adanya penawaran investasi melalui Telegram dengan menggunakan nama Upbit.

Menggapi permasalahan ini, manajemen perusahaan menegaskan akun Telegram investasi yang mengatasnamakan Upbit tersebut merupakan akun palsu yang tidak memiliki kaitan sama sekali dengan Upbit sebagai bursa aset digital yang memiliki ijin resmi dan teregulasi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (“BAPPEBTI”) sejak awal beroperasi di tahun 2018.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas langkah tegas OJK dan SWI yang terus memberantas akun-akun palsu yang berupaya menipu masyarakat luas. Kami akan terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak Telegram agar akun – akun palsu tersebut dapat segera diberantas, karena merugikan banyak pihak”, ucap Resna Raniadi, VP Operation Upbit Indonesia kepada SINDOnews Selasa (2/22/2022).

Masalah -masalah tersebut muncul karana kebingungan antara keduanya dua bidang. Opsi biner sebagai produk keuangan memiliki tanggal kedaluwarsa ('kerangka waktu tetap' yang disebutkan di atas), Forex tidak.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
Internet Of Vehicle,...
Internet Of Vehicle, Kunci Transformasi Digital Bisnis Rental Mobil
Donald Trumph Siap Kenalkan...
Donald Trumph Siap Kenalkan Koin Kripto $TRUMP
Berapa Harga Tertinggi...
Berapa Harga Tertinggi Koleksi NFT Ghozali? Cek Daftarnya di Sini
Presale NFT Ghozali...
Presale NFT Ghozali Everyday Edisi Kedua Dibuka, Termurah Rp2,6 Jutaan
Sempat Viral, Kini Ghozali...
Sempat Viral, Kini Ghozali Mau Bagi-Bagi NFT
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Ungkap Risiko, MODANTARA...
Ungkap Risiko, MODANTARA Minta Batas Potongan Platform 8% Ditinjau Kembali
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved