Jet Tempur Ringan Turki Ini Diklaim Lebih Ekonomis dari F-16, Bikin Malaysia Tergoda

Sabtu, 12 Februari 2022 - 20:09 WIB
loading...
Jet Tempur Ringan Turki...
Pesawat jet tempur ringan Hurjet buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) diklaim lebih ekonomis dari pesawat F-16 buatan Amerika Serikat. Foto/BulgarianMilitary/AnadoluAgency
A A A
ANKARA - Pesawat tempur ringan Hurjet buatan Industri Digantara Turki (Turkish Aerospace Industries/TAI) diklaim lebih ekonomis dibandingan pesawat tempur F-16 buatan Amerika Serikat. Selain digunakan untuk angkatan udara sendiri, Turki mengaku menawarkan kepada Malaysia yang sedang mencari pesawat tempur ringan yang tangguh.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Sabtu (12/2/2022), pesawat jet bermesin tunggal ini memiliki beberapa varian, di antaranya kursi tandem, pelatih canggih supersonik, dan pesawat tempur ringan. Hurjet dikabarkan masih dalam pengembangan, tetapi Angkatan Udara Turki sudah memesan langsung dari awal produksi.

“Turki telah memesan 16 pesawat pelatihan dan tempur ringan TAI Hürjet. Turki membutuhkan pesawat ini, yang jauh lebih ekonomis daripada F-16 Amerika,” kata Prof Dr Temel Kotil, General Manager Turkish Aerospace Industries Inc kepada stasiun televisi lokal A Haber.

Baca juga; Beriev A-100 Sukses Uji Terbang dengan Radar Aktif, Pesawat AWACS Rusia Ini Bisa Deteksi Jet Siluman

Temel Kotil menambahkan, Hurjet mampu membawa satu ton bahan peledak dan mesin jet yang ekonmis sehingga memiliki tempat di pasar internasional. Untuk itu, TAI menawarkan Malaysia untuk memproduksi 15 dari kemungkinan pesanan 18 pesawat Hurjet.

“Saya berharap tawaran kami kepada teman-teman Malaysia akan positif. Ada prosedur tender dan kami berpartisipasi di dalamnya dengan menawarkan 3 pesawat akan diproduksi di Turki dan 15 untuk diproduksi di Malaysia di bawah lisensi, ”kata Kotil.
Jet Tempur Ringan Turki Ini Diklaim Lebih Ekonomis dari F-16, Bikin Malaysia Tergoda


Menurut informasi yang belum dikonfirmasi, Malaysia siap membayar hingga USD960 juta untuk jet tempur ringan ini. Turki pun menawarkan pelatihan ringan dalam paket pembelian pesawat ini.

Ankara berencana untuk melakukan tes darat pada tahun 2022 dan tes penerbangan pertama direncanakan pada 18 Maret 2023. Kemudian produksi serial diharapkan langsung berjalan.

Baca juga; Airbus C295 Bisa Dioperasikan Jarak Jauh dari Darat, Ini Perangkat Canggihnya

Turki diperkirakan akan menerima simulator TAI Hürjet pertamanya untuk Angkatan Udara pada akhir tahun 2025. Pada akhir tahun 2027 akan menerima unit pertama versi TAI Hurjet – C, versi tempur.

Akhir tahun lalu, Malaysia meluncurkan tender pembelian 18 pesawat tempur ringan yang dibutuhkan Royal Malaysian Air Force [RMAF]. Menurut sumber lokal Malaysia, sejauh ini enam perusahaan telah menyerahkan dokumen tender.

Di antaranya Korea Aerospace Industries dengan pesawat tempur ringan FA 50, China berpartisipasi dengan L-15, Italia berpartisipasi dengan Leonardo M-346, India menawarkan Tejas Malaysia, dan Federasi Rusia menawarkan MiG-35.

Sebelum peluncuran lelang di Malaysia, beredar opini publik bahwa pesawat tempur JF-17 Pakistan-India menjadi favorit untuk memenangkan lelang, namun kemudian ternyata pesawat ini tidak ikut atau tidak diperbolehkan mengikuti prosedur tender.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Rekomendasi
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Berita Terkini
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved