5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2
Selasa, 21 Desember 2021 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
1. Colin Zheng Huang
![5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2]()
Kerugian: USD40,2 miliar
Kekayaan bersih: USD22,4 miliar
Ironis, ketika Pinduoduo menggeser Alibaba sebagai e-commerce terbesar di China (menurut pengguna aktif bulanan) pada Maret 2021, saham perusahaan justru anjlok 21 persen.
2. Jack Ma
![5 Taipan Teknologi Paling Boncos di 2021, Jack Ma Posisi 2]()
Kerugian: USD21,4 miliar
Kekayaan: USD37 miliar
Jack Ma pernah jadi salah satu orang terkaya di dunia. Tapi, gara-gara terlalu vokal dalam mengkritik pemerintah China, ia kena getahnya. Pemerintah China mengkerdilkan perusahaan finansial Ant Group yang seharusnya akan mencetak IPO USD35 miliar. Lalu, menghajar Alibaba dengan denda USD2,8 miliar karena monopoli. Kapitalisasi pasar Alibaba turun hingga 46 persen.
3. Hui Ka Yan
Kerugian: USD18 miliar
Kekayaan bersih: USD9,1 miliar
Evergrande Group adalah salah satu perusahaan real estate terbesar di China. Alasannya, karena perusahaannya mengalami banyak masalah keuangan. Spesifiknya, hutang. Bahkan, Hui menyuntik USD1 miliar uangnya sendiri untuk menjaga Evergrande tetap beroperasi.
4. Zhang Yong
Kerugian: USD15,9 miliar
Kekayaan: USD7,6 miliar
Zhang adalah pendiri dan komisaris Haidilao, restoran hotpot terbesar di China. Kerugian Zhang karena berekspansi terlalu cepat. Ia membangun 1.600 cabang baru dalam waktu singkat dan langsung dihantam Covid-19. Pada November 2021, mereka memutuskan untuk menutup 300 cabang. Saham mereka turun 71 persen.
5. Tadashi Yanai
Kerugian: USD14 miliar
Kekayaan: USD30,4 miliar
Saham Fast Retailing, induk perusahaan Uniqlo dan Theory, anjlok hingga 34 persen. Ini karena banyak gerai-gerai mereka di seluruh dunia harus tutup. Belum lagi ada masalah pasokan dan demo buruh di Vietnam, Myanmar, dan China.

Kerugian: USD40,2 miliar
Kekayaan bersih: USD22,4 miliar
Ironis, ketika Pinduoduo menggeser Alibaba sebagai e-commerce terbesar di China (menurut pengguna aktif bulanan) pada Maret 2021, saham perusahaan justru anjlok 21 persen.
2. Jack Ma

Kerugian: USD21,4 miliar
Kekayaan: USD37 miliar
Jack Ma pernah jadi salah satu orang terkaya di dunia. Tapi, gara-gara terlalu vokal dalam mengkritik pemerintah China, ia kena getahnya. Pemerintah China mengkerdilkan perusahaan finansial Ant Group yang seharusnya akan mencetak IPO USD35 miliar. Lalu, menghajar Alibaba dengan denda USD2,8 miliar karena monopoli. Kapitalisasi pasar Alibaba turun hingga 46 persen.
3. Hui Ka Yan

Kerugian: USD18 miliar
Kekayaan bersih: USD9,1 miliar
Evergrande Group adalah salah satu perusahaan real estate terbesar di China. Alasannya, karena perusahaannya mengalami banyak masalah keuangan. Spesifiknya, hutang. Bahkan, Hui menyuntik USD1 miliar uangnya sendiri untuk menjaga Evergrande tetap beroperasi.
4. Zhang Yong

Kerugian: USD15,9 miliar
Kekayaan: USD7,6 miliar
Zhang adalah pendiri dan komisaris Haidilao, restoran hotpot terbesar di China. Kerugian Zhang karena berekspansi terlalu cepat. Ia membangun 1.600 cabang baru dalam waktu singkat dan langsung dihantam Covid-19. Pada November 2021, mereka memutuskan untuk menutup 300 cabang. Saham mereka turun 71 persen.
5. Tadashi Yanai

Kerugian: USD14 miliar
Kekayaan: USD30,4 miliar
Saham Fast Retailing, induk perusahaan Uniqlo dan Theory, anjlok hingga 34 persen. Ini karena banyak gerai-gerai mereka di seluruh dunia harus tutup. Belum lagi ada masalah pasokan dan demo buruh di Vietnam, Myanmar, dan China.
(dan)
Lihat Juga :