3 Langkah Gojek untuk Cegah Penjualan Makanan Olahan Daging Anjing

Jum'at, 10 September 2021 - 17:27 WIB
loading...
3 Langkah Gojek untuk...
Gojek terus berupaya menyisir dan menindak tegas mitra usaha GoFood yang menjual menu olahan daging anjing di platform mereka. Foto: dok Gojek
A A A
JAKARTA - Gojek merespons serius terhadap laporan Yayasan Pengayom Satwa Indonesia/Animal Defenders Indonesia (ADI) terhadap keberadaan menu olahan daging anjing yang disediakan oleh mitra usaha GoFood.

”Kami mengapresiasi laporan pelanggan setia GoFood dan pihak ADI,” ujar Rosel Lavina, VP Corporate Affairs Food & Groceries Gojek.

BACA JUGA: Nikon Z Fc, Kamera Mirrorless Canggih Bertampang Analog, Segini Harganya!

Menurut Rosel, sesuai kebijakan GoFood yang diberlakukan terhadap semua mitra usaha, GoFood dengan tegas melarang penjualan makanan/ minuman dari bahan dasar atau olahan yang tidak termasuk kategori pangan.

Ia melanjutkan, kebijakan tersebut telah disetujui oleh setiap mitra usaha ketika bergabung dengan GoFood dan sudah disosialisasikan kepada para mitra usaha.

”Selain itu, kami juga melakukan beberapa upaya proaktif,” beber Rosel. Berikut diantara langkah yang dilakukan oleh Gojek:

1. Secara berkala memperluas dan memperbarui kata kunci penyaringan pada ekosistem GoFood untuk mengidentifikasi indikasi / temuan menu dari mitra usaha GoFood yang menggunakan dan/atau berbahan dasar bahan yang tidak termasuk kategori pangan.

2. Mensosialisasikan Standard Operating Procedure (SOP) kebijakan larangan penjualan daging anjing di aplikasi kepada mitra usaha.

3. Menyediakan tombol laporan di setiap menu di GoFood untuk memudahkan pelanggan melapor jika menemukan menu olahan daging anjing atau hewan non pangan lainnya.

Menurut Rosel, apabila ditemukan adanya pelanggaran oleh mitra usaha GoFood terhadap penggunaan bahan dasar yang secara tegas telah dilarang untuk menu-menu yang disediakan oleh mitra usaha tersebut, GoFood secara tegas mengambil langkah-langkah dan upaya yang diperlukan. Termasuk dalam hal ini penghapusan menu-menu yang terindikasi melanggar tersebut.

Sehubungan dengan somasi yang dilakukan ADI, Rosel menyebut bahwa secara terpisah akan menanggapi secara tertulis dan menyampaikan komitmen GoFood dalam menertibkan penyediaan menu-menu oleh mitra usaha GoFood. ”Agar tidak melanggar larangan-larangan penggunaan bahan dasar yang terlarang, termasuk dalam hal ini khususnya berbahan dasar daging anjing,” ungkapnya.

BACA JUGA: Xiaomi Ungkap 4 Tantangan Setelah Jadi No 1 di Indonesia

Ia juga mengajak masyarakat / pelanggan untuk segera melaporkan kepada Gojek apabila menemukan menu olahan daging anjing atau olahan non pangan lainnya. ”Silahkan melapor melalui tombol laporan yang ada di aplikasi atau melalui email [email protected],” ungkapnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Keuntungan Beriklan...
Begini Keuntungan Beriklan di GoFood Lewat Layanan GoBiz
Traveloka Eats Klaim...
Traveloka Eats Klaim Sudah Hapus Semua Menu Olahan Daging Anjing
Mgdalenaf Bagikan Trik...
Mgdalenaf Bagikan Trik Pesan Makanan lewat GoFood Saat PPKM
Shopee: Merchant yang...
Shopee: Merchant yang Menjual Daging Anjing Akan Ditindak Tegas
GoFood Langsung Lakukan...
GoFood Langsung Lakukan Investigasi Terkait Tuduhan Penjualan Daging Anjing
Telkomsel dan Gojek...
Telkomsel dan Gojek Berikan Paket Data Khusus Bagi Mitra UMKM GoFood
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
GoMudik Berangkatkan...
GoMudik Berangkatkan Ribuan Pengemudi Ojek Online Pulang Kampung
Gojek dan Toko Daging...
Gojek dan Toko Daging Nusantara Resmikan Program Arisan Daging Rendang Jelang Ramadan
Rekomendasi
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved