KPPU China Denda Tencent Karena Terlalu besar dan Terlalu Dominan

Senin, 26 Juli 2021 - 10:05 WIB
loading...
KPPU China Denda Tencent...
Tencent memiliki gurita bisnis diberbagai bidang dan sebagian besar menjadi yang terbesar. Foto: REUTERS/Tingshu Wang
A A A
CHINA - Tencent berulang kali ditegur dan di denda oleh pemerintah China karena ini: menjadi terlalu besar. Karena terlalu besar itu, Tencent sangat mungkin melakukan monopoli. Dan pemerintah China berupaya mencegahnya.

Tencent memang memiliki banyak sekali lini bisnis. Dan dibanyak lini bisnisnya itu mereka sukses. Sehingga banyak mencaplok perusahaan-perusahaan lain, menjadikan mereka yang terbesar dan memonopoli industri tertentu.

BACA JUGA: Perlukah Berganti Ponsel 5G di 2021?

Akhir pekan kemarin Pemerintah China melarang Tencent Holdings Ltd mengakusisi China Music Corporation. Dan tidak hanya dilarang, Tencent juga di denda.

Ditakutkan, dengan akuisisi China Music Corporation itu Tencent memiliki hak cipta eksklusif dari banyak sekali lagu dan membuatnya memonopoli pasar.

Belakangan ini pemerintah China memang lebih keras terhadap perusahaan-perusahaan raksasa di China. Mereka meningkatkan pengawasan terhadap praktek monopoli sesuai undang-undang anti monopoli yang ada. Alibaba pernah jadi korbannya. Didenda hingga USD2,75 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah China Hapus...
Benarkah China Hapus Israel dari Peta Baidu dan Alibaba? Media Barat Beramai-ramai Investigasi
China Larang Pejabat...
China Larang Pejabat Pemerintahan Gunakan iPhone dan Gadget Produk Luar Negeri
FPS Hardcore Taktis...
FPS Hardcore Taktis Mobile Pertama di Arena Breakout Diluncurkan
Kembangkan HP Gaming,...
Kembangkan HP Gaming, Tencent Dikabarkan Caplok Sub-Brand Xiaomi
Larangan Bermain Game...
Larangan Bermain Game di China Berlaku, Pedagang-pedagang Akun Bermunculan
Tencent Digugat karena...
Tencent Digugat karena WeChat Youth Mode Tak Lindungi Anak di Bawah Umur
75 Tahun Hubungan Diplomatik,...
75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia–China Kunci Stabilitas Indo Pasifik
BUMA dan CAPUNP Teken...
BUMA dan CAPUNP Teken MoU di Guangzhou, Buka Jalan UMKM Ansor ke Pasar Global
PNS China Naik Gaji...
PNS China Naik Gaji di Tahun Baru, Terbesar dalam Satu Dekade
Rekomendasi
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved