Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?
Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:59 WIB
loading...
POCO M3 Pro 5G menawarkan fitur yang cukup kaya di banderol harga dibawah Rp3 juta. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Bukan hanya desain, kedewasaan POCO M3 Pro 5G juga terlihat dari sisi fiturnya. Sebenarnya, apa sih yang ditawarkan oleh ponsel yang dilabeli 5G termurah di Indonesia ini?
Jika POCO M3 identik dengan anak mudah yang fun dan bebas dengan warna kuningnya yang khas, maka pengguna POCO M3 Pro 5G ingin terlihat lebih dewasa dan kalem.
BACA JUGA: LG Punya TWS LG TONE Free FN6, dan Mungkin Ini yang Terbaik di Kelasnya
![Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?]()
Tampilan desain POCO M3 Pro yang terlihat lebih elegan dan mewah. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Modul kamera warna hitam terlihat sederhana dan manis, memanggul tiga kamera yang tersusun vertikal beserta lampu flash. Menyatu dengan tulisan ”Designed by POCO”. Seperti saling melengkapi.
Bodi polikarbonat yang di versi sebelumnya doff, kini menjadi glossy. Jangan lupa ada logo kecil 5G di bagian bawah kiri.
![Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?]()
Loudspeaker dan kabel jack 3.5 mm.
POCO M3 Pro 5G tidak ingin terlihat fun, tapi dipandang menawan. Jujur saja konsep ini berhasil. Rasa elegannya ini bisa dirasakan.
Dari hal-hal yang detail itu. Dari bodi glossy-nya, dari sentuhan tombol power (fingerprint sensor) dan volume-nya, juga dari kamera depan dotDisplay.
Rasanya desain bukan fokus utama POCO. Tapi, di POCO M3 Pro 5G sulit untuk tidak menyebutkannya sebagai keunggulan. Inilah ponsel entry level yang membuat penggunanya bangga untuk menggenggam dan memamerkannya.
![Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?]()
Layarnya, memang masih IPS. Belum AMOLED. Tapi, sudah 6,5 inci FHD+ (2400 x 1080 piksel) DotDisplay. Resolusi yang dipakai juga di kelas mid-range. Artinya, tetap terasa tajam kok. Untuk menonton YouTube, ngegame, atau streaming Netflix.
Dengan koneksi 5G, layar FHD+ akan jadi penting. Karena streaming tidak lagi ada buffering. Ngegame pun latensinya bisa 20 milidetik. Meski ponsel entry level, tapi POCO M3 Pro 5G sudah siap dengan kebutuhan-kebutuhan hiburan optimal seperti itu. Termasuk, Widevine L1 yang mengoptimalkan pengalaman menonton di Netflix.
![Review POCO M3 Pro 5G, Ponsel 5G Termurah di Indonesia Bisa Apa?]()
Tombol power yang sekaligus menjadi fingerprint reader.
Fitur yang Sindonews gunakan sehari-hari: 90 Hz refresh rate agar smooth saat scrolling media sosial. Juga Reading mode 3.0 untuk membaca dalam gelap.
Jangan takut refresh rate bikin boros baterai. Ada fitur DynamicSwitch yang akan menyesuaikan layar antara 30 Hz, 60 Hz, atau 90 Hz sesuai kebutuhan. Jika tidak perlu 90 Hz, maka 90 Hz tidak aktif.
Jika POCO M3 identik dengan anak mudah yang fun dan bebas dengan warna kuningnya yang khas, maka pengguna POCO M3 Pro 5G ingin terlihat lebih dewasa dan kalem.
BACA JUGA: LG Punya TWS LG TONE Free FN6, dan Mungkin Ini yang Terbaik di Kelasnya

Tampilan desain POCO M3 Pro yang terlihat lebih elegan dan mewah. Foto: Sindonews/Danang Arradian
Modul kamera warna hitam terlihat sederhana dan manis, memanggul tiga kamera yang tersusun vertikal beserta lampu flash. Menyatu dengan tulisan ”Designed by POCO”. Seperti saling melengkapi.
Bodi polikarbonat yang di versi sebelumnya doff, kini menjadi glossy. Jangan lupa ada logo kecil 5G di bagian bawah kiri.
.jpg)
Loudspeaker dan kabel jack 3.5 mm.
POCO M3 Pro 5G tidak ingin terlihat fun, tapi dipandang menawan. Jujur saja konsep ini berhasil. Rasa elegannya ini bisa dirasakan.
Dari hal-hal yang detail itu. Dari bodi glossy-nya, dari sentuhan tombol power (fingerprint sensor) dan volume-nya, juga dari kamera depan dotDisplay.
Rasanya desain bukan fokus utama POCO. Tapi, di POCO M3 Pro 5G sulit untuk tidak menyebutkannya sebagai keunggulan. Inilah ponsel entry level yang membuat penggunanya bangga untuk menggenggam dan memamerkannya.

Layarnya, memang masih IPS. Belum AMOLED. Tapi, sudah 6,5 inci FHD+ (2400 x 1080 piksel) DotDisplay. Resolusi yang dipakai juga di kelas mid-range. Artinya, tetap terasa tajam kok. Untuk menonton YouTube, ngegame, atau streaming Netflix.
Dengan koneksi 5G, layar FHD+ akan jadi penting. Karena streaming tidak lagi ada buffering. Ngegame pun latensinya bisa 20 milidetik. Meski ponsel entry level, tapi POCO M3 Pro 5G sudah siap dengan kebutuhan-kebutuhan hiburan optimal seperti itu. Termasuk, Widevine L1 yang mengoptimalkan pengalaman menonton di Netflix.

Tombol power yang sekaligus menjadi fingerprint reader.
Fitur yang Sindonews gunakan sehari-hari: 90 Hz refresh rate agar smooth saat scrolling media sosial. Juga Reading mode 3.0 untuk membaca dalam gelap.
Jangan takut refresh rate bikin boros baterai. Ada fitur DynamicSwitch yang akan menyesuaikan layar antara 30 Hz, 60 Hz, atau 90 Hz sesuai kebutuhan. Jika tidak perlu 90 Hz, maka 90 Hz tidak aktif.
Lihat Juga :