AdaKerja Klaim Jembatani UMKM dan Para Pengangguran yang Sedang Cari Kerja
Sabtu, 29 Mei 2021 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
AdaKerja, menurut Ashwin, ingin meminimalisir kesulitan di pengelolaan UMKM. Termasuk memaksimalkan fungsi manajerial untuk dijalankan dengan jauh lebih mudah dan efisien
Ada beberapa fitur di AdaKerja yang cukup menarik bagi UMKM. Misalnya Rekrut untuk mendapatkan kandidat yang relevan berdasarkan kemampuan.
Lalu, Absensi untuk memantau kinerja pekerja dengan absensi online yang terverifikasi dengan foto selfie dan lokasi GPS real-time. Terakhir, adalah Gaji untuk membayar gaji, tunjangan, dan bonus pekerja secara otomatis dengan satu klik, tanpa adanya biaya transfer antar bank. ”Absensi dan Gaji baru saja diluncurkan bulan Februari 2021 lalu,” beber Ashwin.
Meski tergolong cukup baru, tapi Ashwin percaya diri karena fitur Absensi AdaKerja telah diserap penggunaannya oleh lebih dari 3,000 pengusaha UMKM serta langsung mencatat nilai total transaksi hingga Rp 800 juta pada Ramadhan 2021 lalu.
Agaknya, langkah mereka memberi solusi ke UMKM diterima dengan baik. ”Visi kami adalah mendigitalkan proses bisnis dan menjawab kebutuhan proses manajerial pegawai bagi pengusaha UMKM,” ujar Ashwin.
Ada beberapa fitur di AdaKerja yang cukup menarik bagi UMKM. Misalnya Rekrut untuk mendapatkan kandidat yang relevan berdasarkan kemampuan.
Lalu, Absensi untuk memantau kinerja pekerja dengan absensi online yang terverifikasi dengan foto selfie dan lokasi GPS real-time. Terakhir, adalah Gaji untuk membayar gaji, tunjangan, dan bonus pekerja secara otomatis dengan satu klik, tanpa adanya biaya transfer antar bank. ”Absensi dan Gaji baru saja diluncurkan bulan Februari 2021 lalu,” beber Ashwin.
Meski tergolong cukup baru, tapi Ashwin percaya diri karena fitur Absensi AdaKerja telah diserap penggunaannya oleh lebih dari 3,000 pengusaha UMKM serta langsung mencatat nilai total transaksi hingga Rp 800 juta pada Ramadhan 2021 lalu.
Agaknya, langkah mereka memberi solusi ke UMKM diterima dengan baik. ”Visi kami adalah mendigitalkan proses bisnis dan menjawab kebutuhan proses manajerial pegawai bagi pengusaha UMKM,” ujar Ashwin.
Lihat Juga :