Lintasarta Dampingi Pelanggan Hadapi Tantangan di Masa COVID dengan Solusi ICT Andal

Senin, 19 April 2021 - 16:30 WIB
loading...
Lintasarta Dampingi Pelanggan Hadapi Tantangan di Masa COVID dengan Solusi ICT Andal
Jajaran Direksi dari Lintasarta yang menyatakan kesiapannya mendampingi pelanggan dalam menghadapi tantangan bisnis di masa COVID-19. Foto/Screenshoot
JAKARTA - Lintasarta mampu menjelma menjadi perusahaan Information and Communication Technology (ICT) asli Indonesia yang berhasil berbicara banyak di industri padat teknologi ini. Salah satu buktinya adalah keberhasilan mereka menapaki usia ke-33 pada Minggu, 4 April 2021 lalu.

Di usianya yang matang, Lintasarta terus berkomitmen untuk turut membangun masa depan negeri dengan menyediakan beragam solusi ICTyang andal dan inovatif. Apa yang ditawarkan perusahaan ialah guna memperkuat bisnis, serta mendukung percepatan transformasi digital para pelaku industri nasional.

"Kami hadir di infrastruktur, solusi, dan keamanan," kata Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar.

Baca juga : Setelah Krisis Semikonduktor, Industri Otomotif Bakal Krisis Karet

Kepercayaan pasar terhadap layanan solusi Lintasarta bisa dilihat dari pertumbuhan perusahaan di tengah pandemik COVID-19 di tahun 2020. Di masa sangat sulit tersebut, Lintasarta berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik.



"Memang tahun lalu masa yang sangat sulit bagi perusahaan manapun, tapi kami berhasil meyakinkan mereka bahwa inovasi teknologi adalah salah satu solusi untuk tetap tetap tumbuh," tuturnya seraya menyatakan Lintasarta terus bergerak menciptakan solusi yang bisa digunakan pelanggan dalam menghadapi tantangan bisnis.

Lintasarta Dampingi Pelanggan Hadapi Tantangan di Masa COVID dengan Solusi ICT Andal


Di kesempatan yang sama, Ginandjar, Lintasarta Marketing and Solution Director, mengatakan, beberapa perubahan seperti percepatan transformasi digital sudah banyak diadopsi pelaku bisnis guna dapat bertahan di era ini. "Untuk mewujudkan hal tersebut dan dalam rangka HUT ke-33 Lintasarta, kami sudah mempersiapkan solusi-solusi baru yang diharapkan dapat membantu berbagai jenis industri dalam mencapai tujuannya,” sebut Ginandjar.

Dimulai dari Lintasarta Third Party Card Management yang merupakan solusi penerbitan kartu kredit untuk bank buku 2 dan 3. Atau bisa juga diterapkan industri lain yang ingin memiliki kartu kredit dengan brand ekslusif bertaraf internasional.

Sejak tahun 2019, anjut Ginandjar, Lintasarta sudah memiliki layanan Smart Campus untuk mendukung digitalisasi dunia pendidikan tingkat tinggi. Dengan adanya sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Lintasarta Smart Campus dapat dimanfaatkan seluruh anggota sivitas akamedia, sehingga proses belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan efektif meski dari rumah masing-masing.



“Solusi Lintasarta Smart Campus meliputi Mobile Application, Enterprise Resource Planning atau ERP, e-Learning, dan Sistem Informasi Akademis atau SIAKAD. Solusi ini diadopsi sejumlah lembaga pendidikan dan banyak yang berminat menggunakannya,” jelas Ginandjar.

Selain solusi industri, ujar dia, Lintasarta juga mempersiapkan solusi infrastruktur yang beberapa dari solusi ini sudah membantu pelanggan Lintasarta dari berbagai jenis industri selama lebih dari tiga dekade. Solusi infrastruktur ini adalah Cloud, Managed Security, IT Outsourcing atau Lintasarta Enterprise on Advance Professional Services (LEAPS), Internet Dedicated, Metro Ethernet dan Leased Line.

Unit bisnis milik Lintasarta, Owlexa juga memperkenalkan kembali solusi Administration Service Only (ASO) yang diberi nama Owlexa Corporate Health Administration. Solusi ini diperuntukan bagi perusahaan yang ingin memiliki metode penjaminan nontunai dan dapat disesuaikan dengan kebijakan perusahaan.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE