Lomba Dota 2 dan PUBG Tingkat Asia Pasifik Dimulai, Hadiah Totalnya Rp6 M!

Kamis, 08 April 2021 - 19:05 WIB
loading...
Lomba Dota 2 dan PUBG...
Total hadiah uang sejumlah USD400.000 atau sebesar Rp6 miliar telah disiapkan untuk seluruh pihak yang berkompetisi dalam Asia-Pacific Predator League 2020/21 Grand Final. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Perhelatan Asia-Pacific Predator League 2020/21 Grand Final telah dimulai. Pertandingan berlangsung secara daring sejak 6 - 11 April 2021. Tim yang berpartisipasi merupakan mereka yang lolos ke Asia-Pacific Predator League 2020 Grand Final, dan juga Tim yang diundang secara khusus oleh Acer.

Asia-Pacific Predator League 2020/21 Grand Final diselenggarakan dengan menghadirkan dua kategori turnamen, yaitu Dota 2 dan PUBG. Ada 12 tim perwakilan Dota 2 yang akan bertanding, sementara pada turnamen PUBG ada 16 tim masing-masing dari wilayah Asia dan APAC.

BACA JUGA: Siapkan Modal Rp22 Triliun, Ini 6 Alasan Xiaomi Pede Terjun ke Bisnis Mobil Listrik

Indonesia sendiri telah memilih perwakilannya untuk masing-masing kategori yang dipertarungkan. Pada Dota 2, ada BOOM Esports. Sementara PUBG, ada Victim Rise dan Eagle 365. Ketiga tim Indonesia itu akan melanjutkan perjuangan untuk memperebutkan gelar juara dan bertarung melawan tim dari 17 negara lainnya.

BOOM Esports dan Victim Rise merupakan pemenang dalam Final Indonesia Predator League 2020 lalu untuk kategori Dota 2 dan PUBG. Sedangkan Eagle 365 mendapat undangan khusus dari Acer untuk berlaga di event ini.

Total hadiah uang sejumlah USD400.000 atau sebesar Rp6 miliar telah disiapkan untuk seluruh pihak yang berkompetisi dalam Asia-Pacific Predator League 2020/21 Grand Final. Pememang di setiap kategori juga akan diberikan trofi APAC Predator League Shield dan produk pilihan dari Acer Predator.

Untuk menonton kompetisi ini, dapat mengakses channel YouTube Acer Indonesia. Informasi perkembangan kompetisi ini bisa dilihat di laman resmi Asia-Pacific Predator League, dan akun media sosial Predator Indonesia di Facebook, Instagram, dan Twitter untuk jadwal dan program turnamen terbaru.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keranjingan Main PUBG...
Keranjingan Main PUBG tapi Tolak Wamil, Pria Korsel Dipenjara
PUBG Mobile Hadirkan...
PUBG Mobile Hadirkan Sensasi Restoran dalam Permainan Game
Biznet Dukung Turnamen...
Biznet Dukung Turnamen DOTA Bali Major, Rebutkan Posisi di TI23
Cara Pre-order Royale...
Cara Pre-order Royale Pass Ace 1 di PUBG Mobile, Ada Bonus Skin Epic!
Isi Waktu Ngabuburit,...
Isi Waktu Ngabuburit, PUBG Mobile Hadirkan The Heroes of Ramadan
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno Puji Game PUBG Mobile, Ada Apa?
PUBG MOBILE Dukung Festival...
PUBG MOBILE Dukung Festival Pacu Jalur 2025, Wujudkan Kepedulian pada Budaya Lokal
BOOM Esports Juarai...
BOOM Esports Juarai PMSL SEA 2024 Usai Ungguli Dua Tim Indonesia Lainnya
Kisah Cinta Terlarang...
Kisah Cinta Terlarang Pasangan India-Pakistan: Terjalin Lewat PUBG Berakhir di Penjara
Rekomendasi
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Hendak Demo di Bundaran...
Hendak Demo di Bundaran HI, Mahasiswa Diadang Polisi di Depan UOB Plaza
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved