PSN-146E Disetujui, Komimfo Tegaskan Peluncuran SATRIA I tetap Q4 2023

Rabu, 07 April 2021 - 15:01 WIB
loading...
PSN-146E Disetujui, Komimfo Tegaskan Peluncuran SATRIA I tetap Q4 2023
Ilustrasi penggunaan aplikasi digital. FOTO/ IST
JAKARTA - Radio Regulations Board (RBB) International Telecommunication Union (ITU) menyetujui proposal permohonan perpanjangan masa waktu penggunaan filing PSN-146E yang akan digunakan oleh Satelit Republik Indonesia I (SATRIA I).

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, menyatakan perpanjangan filing Indonesia tidak mengubah jadwal peluncuran dan Commercial Operation Date (COD) pada Q4 2023.

“Hasil permohonan tersebut juga dipublikasikan di website International Telecommunication Union tanggal 31 Maret 2021,” jelasnya, di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Menurut Johnny, surat persetujuan juga telah dikirimkan Director of the Radiocommunication Bureau (Direktur BR) kepada Administrasi Telekomunikasi Indonesia pada tanggal 1 April 2021.

BACA JUGA - Biaya Ibadah Haji 2021 Diproyeksikan Naik Menjadi Rp44,39 Juta per Jamaah



Indonesia diberikan jangka waktu tujuh bulan untuk perpanjangan izin filing orbit ini, yaitu sampai dengan 31 Oktober 2023. Hal ini sejalan dengan dukungan dari pabrikan satelit SATRIA, Thales Alenia Space.

"Perpanjangan filing selama 7 (tujuh) bulan ini dapat menghindari biaya tambahan sebesar kurang lebih USD9 juta," tambah Johnny.

Proses produksi proyek SATRIA telah dimulai sejak ditandatangani Preliminary Working Agreement (PWA) antara Konsorsium PSN (PT SNT) dengan Thales Alenia Space, pada 3 September 2020 lalu.

Dalam sidang RBB ITU yang berlangsung secara daring pada22 - 26 Maret 2021 lalu, delegasi Indonesia mengajukan proposal permohonan, sebagai tindak lanjut dari sidang sebelumnya, pada Oktober 2020.

Proyek SATRIA I merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategi Nasional.



Proyek ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas satelit Indonesia, guna menyediakan akses internet pada 150.000 titik layanan publik. Karenanya, penting untuk dilakukan berbagai upaya demi suksesnya peluncuran SATRIA I ini.
(wbs)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE