Buntut Perangi TikTok, India Blokir Rekening Bank ByteDance

Senin, 05 April 2021 - 05:01 WIB
loading...
Buntut Perangi TikTok, India Blokir Rekening Bank ByteDance
Aplikasi TikTok. FOTO/ Ist
NEW DELHI - Otoritas India telah memblokir dua rekening bank ByteDance Inc . atas tuduhan sengaja menghindari pembayaran pajak.

Sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan, ByteDance meminta pengadilan untuk mencabut perintah tersebut karena khawatir itu akan mempengaruhi operasinya.

Reuters melaporkan, pada Januari lalu, pemilik aplikasi TikTok telah memangkas tenaga kerjanya dari India setelah negara tersebut memutuskan untuk mempertahankan larangan aplikasi video TikTok.

Larangan itu pertama kali dibuat tahun lalu setelah bentrokan perbatasan China-India.

BACA JUGA- Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam



China berulang kali mengkritik tindakan India dan mengklaimnya melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

ByteDance yang mengeluarkan pernyataan untuk menantang keputusan India memiliki sekitar 1.300 karyawan yang sebagian besar menjalankan operasi di luar negeri termasuk melakukan aktivitas seperti moderasi konten.

Pada pertengahan Maret, pihak berwenang memerintahkan dua rekening bank ByteDance India di Citibank dan HSBC untuk diblokir menyusul tuduhan penggelapan pajak tertentu dalam transaksi periklanan online antara unit ByteDance di India dan entitas induknya di Singapura, TikTok Pte Ltd.

Menurut sumber, pihak berwenang juga mengarahkan bank untuk mencegah ByteDance India menarik dana dari rekening bank yang terkait dengan nomor identifikasi pajaknya.

Dalam pengajuan ke pengadilan yang kemungkinan akan disidangkan minggu ini di Pengadilan Tinggi di Mumbai, ByteDance India mengatakan meskipun hanya memiliki sekitar USD 10 juta di rekeningnya, keputusan untuk memblokirnya adalah pelanggaran proses hukum dan akan membuat sulit untuk membayar gaji dan pajak.



ByteDance menekankan bahwa pihaknya tidak setuju dengan keputusan otoritas dalam hal ini dan menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mematuhi hukum dan akan bekerja dengan pemerintah.

Citibank dan HSBC serta Kementerian Keuangan India menolak berkomentar.
(wbs)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE