Pakar Tegaskan Kondisi Sulit Bikin Orang Tergiur TikTokCash dan Snack VIdeo

Kamis, 04 Maret 2021 - 12:02 WIB
loading...
Pakar Tegaskan Kondisi...
Aplikasi TikTok. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Belakangan layanan semacam TikTokCash dan Snack Video ramai diperbincangkan karena dianggap ilegal dan telah diblokir pemerintah.

Keduanya merupakan platform yang bisa menghasilkan uang hanya dengan menonton video dan mengajak orang lain untuk hasil yang lebih tinggi.



Lalu mengapa masih saja ada orang yang percaya dengan layanan seperti TikTokCash dan Snack Video?

Pakar keamanan siber dari Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC Pratama Pershada, menilai di tengah kondisi pandemi seperti sekarang dimana sulit untuk mendapatkan penghasilan tambahan, tawaran dari platform layanan menonton video cukup menggiurkan.

Selain itu, pengguna diiming - imingi keuntungan melimpah yang dijanjikan oleh aplikasi hanya dengan menonton video.



"Penipuan semacam ini banyak terjadi dan pasti masih akan terus berulang dengan nama yang berbeda," ujar Pratama saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (4/3/2021).

Namun sebenarnya platform yang menawarkan keuntungan tinggi dengan hanya menonton video dan mencari anggota lain bisa mendapatkan komisi seharusnya sudah sangat mencurigakan.

Contohnya seperti layanan menonton video yang sedang ramai, seperti Snack Video yang menawarkan uang sebesar Rp. 52.000 jika berhasil menggundang teman untuk ikut menginstal aplikasi tersebut.

Aplikasi Snack Video ini hampir mirip tampilannya dengan tampilan pada TikTok. Namun berbeda dengan platform illegal lainnya seperti Vtube, TikTokCash atau yang lainnya yang harus berinvestasi atau membayar sejumlah uang untuk keanggotaan terlebih dahulu.

Menurut Pratama, praktek seperti ini mirip dengan skema ponzi, dimana bagi yang ikut di awal maka dana yang dibayarkan akan balik modal, bahkan lebih banyak karena ditambah dengan komisi yang ditransferkan.

"Namun bagi yang ikut belakangan pasti dananya sulit untuk kembali apalagi sudah dinyatakan terlarang oleh OJK," pungkasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
Dituduh Pindah Warganegara...
Dituduh Pindah Warganegara Singapura, Pendiri ByteDance Zhang Yiming Angkat Bicara
Shorts YouTube Jadi...
Shorts YouTube Jadi Ancam Popularitas TikTok
Donald Trump Siap Turunkan...
Donald Trump Siap Turunkan Tarif TikTok agar Cepat Terjual
Pemilik TikTok Jadi...
Pemilik TikTok Jadi Orang Terkaya di China
Jelang Pelarangan TikTok...
Jelang Pelarangan TikTok di AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru
TikTok Akan Hilang di...
TikTok Akan Hilang di AS Jika 4 April 2025 Tidak Dijual
Inovasi Aplikasi Isi...
Inovasi Aplikasi Isi Pulsa dan Paket Data, Pasar Kuota Miliki Ribuan Transaksi Sehari
Rekomendasi
Polisi Terapkan One...
Polisi Terapkan One Way Tol Kalikangkung - Brebes
Benarkah Mengonsumsi...
Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Aksi Polisi Joget saat...
Aksi Polisi Joget saat Atur Lalu Lintas One Way di Jalur Gentong Tasikmalaya
Berita Terkini
Batas Waktu Berakhir...
Batas Waktu Berakhir Besok! TikTok Belum Laku Terjual
22 menit yang lalu
Mulai DJI, DeepSeek,...
Mulai DJI, DeepSeek, hingga TikTok, Inilah Fantastic Four Taipan Teknologi China yang Mengukir Jejak Inovasi Global
4 jam yang lalu
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
4 jam yang lalu
Poco M7 Pro 5G Tawarkan...
Poco M7 Pro 5G Tawarkan Spek Gaming Ramah Kantong, Resmi Rilis 7 April 2025!
4 jam yang lalu
Jadi Senjata China Lawan...
Jadi Senjata China Lawan Tarif Impor, AS Bidik 140 Perusahaan Chip
5 jam yang lalu
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
6 jam yang lalu
Infografis
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa...
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV dan 32 Orang Tewas
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved