Sudah Terasa di Jakarta Utara, Fenomena TC 98S Harus Diwaspadai
Rabu, 03 Maret 2021 - 16:12 WIB
loading...
Ilustrasi cuaca buruk. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Awal 2021, tepatnya di Februari, sebagian besar Jadetabek dilanda banjir yang dipicu oleh hujan ekstrem dengan curah hujan 266 mm. Hal serupa kerap terjadi saat musim penghujan mulai melanda.
Sebelumnya, hujan ekstrem yang turun secara persisten pada dinihari sekitar 4-5 jam itu telah diprediksi oleh Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TReAK), dari Pusat Sains dan Teknologi Antariksa (PSTA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
BACA JUGA - Mahkluk Bersisik Besi Penghuni Gunung Berapi Terungkap
Pada beberapa hari berikutnya, hujan masih terus terjadi di sekitar Jakarta. Namun, intensitasnya telah jauh berkurang dan aktivitas konveksi bersifat lokal serta cepat terurai (sekitar 1-2 jam). Kawasan di Jawa bagian barat termasuk di Selat Sunda juga minim awan dan hujan.
Peneliti PSTA LAPAN, Erma Yulihastin, mengatakan pelemahan konveksi di bagian barat Indonesia tersebut dipengaruhi oleh aktivitas vorteks Borneo. Kondisi ini berlangsung hingga 22 Februari, dan menjadi penyebab cuaca yang cenderung cerah selama dua hari di wilayah Jawa bagian barat pada 21-22 Februari.
Sebelumnya, hujan ekstrem yang turun secara persisten pada dinihari sekitar 4-5 jam itu telah diprediksi oleh Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TReAK), dari Pusat Sains dan Teknologi Antariksa (PSTA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
BACA JUGA - Mahkluk Bersisik Besi Penghuni Gunung Berapi Terungkap
Pada beberapa hari berikutnya, hujan masih terus terjadi di sekitar Jakarta. Namun, intensitasnya telah jauh berkurang dan aktivitas konveksi bersifat lokal serta cepat terurai (sekitar 1-2 jam). Kawasan di Jawa bagian barat termasuk di Selat Sunda juga minim awan dan hujan.
Peneliti PSTA LAPAN, Erma Yulihastin, mengatakan pelemahan konveksi di bagian barat Indonesia tersebut dipengaruhi oleh aktivitas vorteks Borneo. Kondisi ini berlangsung hingga 22 Februari, dan menjadi penyebab cuaca yang cenderung cerah selama dua hari di wilayah Jawa bagian barat pada 21-22 Februari.
Lihat Juga :