Dukung UMKM, Pemerintah Sediakan QRIS di Hilir dan Internet Gratis di Hulu

Kamis, 04 Maret 2021 - 13:05 WIB
loading...
Dukung UMKM, Pemerintah Sediakan QRIS di Hilir dan Internet Gratis di Hulu
Dari sisi hulu, Johnny mengatakan bahwa pemerintah menyediakan infrastruktur digital seperti Base Transceiver Station (BTS) dan akses internet gratis. Foto: dok kominfo.
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengatakan bahwa dukungan penyediaan eksosistem digital untuk pengembangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus dari hulu sampai hilir.

Dari sisi hilir, Bank Indonesia telah memberikan dukungan melalui aplikasi QRIS (QR Code Indonesian Standard). Aplikasi QRIS terpusat untuk sistem pembayaran yang membantu penjual, pembeli, produsen, dan merchant di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: 8 Pertanyaan Tentang Honda City Hatchback RS, Calon Raja Baru Hatchback!

Selain itu, Johnny juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan aplikasi tersebut melalui ruang digital yang lebih baik.

“Saya juga tentu mendorong OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk membangun capital fencer untuk mendorong financial technology, untuk mendukung UMKM," kata Johnny.



Sementara dari sisi hulu, pemerintah menyediakan infrastruktur digital seperti Base Transceiver Station (BTS) dan akses internet gratis. Salah satunya di Mandalika dan wilayah Nusa Tenggara Barat, sebagai tempat pariwisata strategis nasional.

“Kominfo sendiri sudah bangun 3 BTS tambahan di sana (kawasan pariwisata Mandalika NTB), sudah menyiapkan 78 titik-titik akses internet gratis yang langsung ke satelit,” imbuh politikus partai Nasdem itu.

Selain menghadirkan dukungan infrastruktur digital, Johnny menyatakan, Kementerian Kominfo terus menggerakkan hampir semua operator seluler yang telah beroperasi di daerah strategis kepariwisataan Provinsi NTB.

BACA JUGA: Selamat Tinggal dan Terima Kasih, Honda Jazz!

Seiring dengan hal tersebut, Kementerian Kominfo mengaku juga mendukung peningkatan sumber daya manusia di provinsi NTB melalui pendidikan vokasi maupun training atau pelatihan untuk pembangunan pariwisata.



“Khususnya yang terkait dengan pemanfaatan ruang digital dalam rangka on boarding UMKM,” ujarnya.
(dan)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE