Nutanix Tamengi Pelanggan dari Serangan Ransomware
Senin, 01 Maret 2021 - 23:52 WIB
loading...
Platform cloud Nutanix kini juga memiliki kemampuan mendeteksi ransomware secara native untuk layanan penyimpanan file dalam Nutanix Files. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Nutanix mengumumkan perlindungan tambahan dari serangan ransomware di platform cloud -nya. Perlindungan termasuk pemantauan dan pendeteksian ancaman baru, serta replikasi data yang lebih granular dan kontrol akses yang kuat –semuanya dibangun secara native di stack Nutanix. Baca juga: IBM Bentuk Tim 100 Orang untuk Percepat Migrasi ke Layanan Open Hybrid Cloud
Semua kemampuan baru ini dikembangkan dengan layanan data yang lengkap milik Nutanix untuk keamanan jaringan, penyimpanan file dan objek, virtualisasi, dan kontinuitas bisnis guna membantu perusahaan-perusahaan mencegah, mendeteksi dan melakukan pemulihan setelah menghadapi serangan ransomware di beberapa lingkungan cloud yang berbeda.
Di era ketika serangan cyber semakin sering terjadi karena meningkatnya budaya kerja jarak jauh, kemampuan ini memudahkan implementasi best practices keamanan dan kontinuitas bisnis di tingkat infrastruktur. Dengan begitu, tidak lagi mengandalkan matriks yang rumit dari produk-produk keamanan yang ditambahakan secara terpisah.
Laporan Gartner terbaru mengungkapkan bahwa di tahun 2020, khususnya, ada pergeseran cepat dalam ancaman seiring meningkatnya budaya kerja jarak jauh dan aktivitas malware dengan sasaran tertentu yang memanfaatkan kejadian-kejadian di dunia, seperti pandemi COVID-19. Ransomware sudah berevolusi dari ancaman siber biasa menjadi serangan meluas yang bertujuan menginfeksi satu endpoint dengan menggunakan teknik yang lebih canggih seperti fileless malware dan eksfiltrasi data.
Bentuk ransomware baru ini membuat pencegahan dan perencanaan menjadi lebih penting guna mencegah serangan ransomware. Organisasi/perusahaan, terutama yang memiliki banyak pekerja jarak jauh atau lingkungan kerja hybrid, tidak bisa lagi mengandalkan satu tindakan atau satu alat keamanan untuk melindungi diri mereka.
Semua kemampuan baru ini dikembangkan dengan layanan data yang lengkap milik Nutanix untuk keamanan jaringan, penyimpanan file dan objek, virtualisasi, dan kontinuitas bisnis guna membantu perusahaan-perusahaan mencegah, mendeteksi dan melakukan pemulihan setelah menghadapi serangan ransomware di beberapa lingkungan cloud yang berbeda.
Di era ketika serangan cyber semakin sering terjadi karena meningkatnya budaya kerja jarak jauh, kemampuan ini memudahkan implementasi best practices keamanan dan kontinuitas bisnis di tingkat infrastruktur. Dengan begitu, tidak lagi mengandalkan matriks yang rumit dari produk-produk keamanan yang ditambahakan secara terpisah.
Laporan Gartner terbaru mengungkapkan bahwa di tahun 2020, khususnya, ada pergeseran cepat dalam ancaman seiring meningkatnya budaya kerja jarak jauh dan aktivitas malware dengan sasaran tertentu yang memanfaatkan kejadian-kejadian di dunia, seperti pandemi COVID-19. Ransomware sudah berevolusi dari ancaman siber biasa menjadi serangan meluas yang bertujuan menginfeksi satu endpoint dengan menggunakan teknik yang lebih canggih seperti fileless malware dan eksfiltrasi data.
Bentuk ransomware baru ini membuat pencegahan dan perencanaan menjadi lebih penting guna mencegah serangan ransomware. Organisasi/perusahaan, terutama yang memiliki banyak pekerja jarak jauh atau lingkungan kerja hybrid, tidak bisa lagi mengandalkan satu tindakan atau satu alat keamanan untuk melindungi diri mereka.
Lihat Juga :