Mengenal Kawah Jezero, Lokasi Pendaratan dan Penjelajahan Perseverance

Selasa, 16 Februari 2021 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Kawah Jezero

Miliaran tahun lalu, Mars adalah tempat yang hangat, basah, dan kemungkinan besar paling layak huni sehingga memungkinkan pernah ada kehidupan di sana. Seiring waktu, Mars kehilangan atmosfernya dan sebagian besar airnya menjadi tempat yang kering, dingin, dan tidak ramah seperti sekarang ini.

Jika merekonstruksi Mars kuno sekitar 3,9 miliar tahun yang lalu, mungkin planet merah itu terlihat seperti Bumi, dengan sungai dan danau yang membelah permukaannya. Namun sesuatu menabrak Mars, menciptakan Kawah Jezero dan memusnahkan itu semua.

Pemandangan udara dari situs tersebut menunjukkan delta sungai besar yang terlihat seperti kipas, seperti pertemuan Sungai Nil dengan Laut Mediterania, yang mengalir sebagai saluran ke cekungan danau purba. Danau itu meluap keluar dari sisi lain, menciptakan saluran yang menjauh dari danau ke arah yang berlawanan, kata Briony Horgan, profesor ilmu planet di Universitas Purdue dan anggota tim. (Baca juga: Ilmuwan Menemukan 'Dunia Sponge Bob' Jauh di Dalam Es Antartika)

Berbagai aspek daya tarik Jezero bagi para ilmuwan. Delta itu sendiri menarik karena ini berarti sungai-sungai kuno mengalir ke danau dan mungkin menyimpan bahan organik dan tanda-tanda kehidupan potensial lainnya ke danau dari daerah lain. Delta dan dasar danau dapat mengawetkan sedimen berlumpur yang mengunci bukti kehidupan purba atau bahan organik lainnya. Batasan antara tanah dan air juga menjadi tempat kunci untuk mencari bukti kehidupan lampau.

Meskipun ada danau kuno dan situs delta lainnya di Mars , Jezero memiliki endapan mineral khusus yang membuatnya sangat menarik dari perspektif sains - terutama untuk misi yang bertujuan mengumpulkan sampel Mars dan mengembalikannya ke Bumi pada tahun 2030-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Sahabat Miliarder Elon...
Sahabat Miliarder Elon Musk Mengambil Alih NASA, Janjikan Ini
Rekomendasi
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
Berita Terkini
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved