Posisi Buncit Menurut Canalyst, Samsung: Kami Masih Memimpin
Selasa, 16 Februari 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja, data Canalys memang hanya menghitung berapa jumlah smartphone yang terkirim ke penjual (shipment). Bukan jumlah smartphone yang terjual.
Ditanya terkait hal ini, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi mengklaim bahwa saat ini menurut data internal yang mereka miliki posisi Samsung di Indonesia masih tetap memimpin. ”Saat ini kami masih memimpin,” ujar Irfan.
Menurut Irfan, ponsel entry level (dibawah Rp3 jutaan) menyumbang 50 persen penjualan di pasar ponsel Indonesia, termasuk Samsung. Karena itu, Samsung saat ini fokus pada tiga model. Yakni Galaxy A12 dengan banderol Rp2 juta-Rp3 jutaan, lalu Galaxy A02s yang dipasarkan Rp1,5 juta-Rp2 jutaan, dan terakhir Galaxy A02 untuk kelas Rp1,5 juta kebawah.
”Selama pandemi pun permintaan ponsel entry level termasuk stabil. Tidak ada penurunan signifikan. Terutama untuk kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Karena itu, Irfan menyebut bahwa Samsung menggunakan tiga strategi untuk mempertahankan posisi.
Ditanya terkait hal ini, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi mengklaim bahwa saat ini menurut data internal yang mereka miliki posisi Samsung di Indonesia masih tetap memimpin. ”Saat ini kami masih memimpin,” ujar Irfan.
Menurut Irfan, ponsel entry level (dibawah Rp3 jutaan) menyumbang 50 persen penjualan di pasar ponsel Indonesia, termasuk Samsung. Karena itu, Samsung saat ini fokus pada tiga model. Yakni Galaxy A12 dengan banderol Rp2 juta-Rp3 jutaan, lalu Galaxy A02s yang dipasarkan Rp1,5 juta-Rp2 jutaan, dan terakhir Galaxy A02 untuk kelas Rp1,5 juta kebawah.
”Selama pandemi pun permintaan ponsel entry level termasuk stabil. Tidak ada penurunan signifikan. Terutama untuk kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Karena itu, Irfan menyebut bahwa Samsung menggunakan tiga strategi untuk mempertahankan posisi.
Lihat Juga :