Kesan Pertama Saya Tentang Clubhouse, Jejaring Sosial yang Lagi Hype itu
Senin, 15 Februari 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Melihat karakter pengguna di Indonesia, jika Clubhouse mendapatkan momentum bisa jadi aplikasi itu akan sukses. Lalu, banyak orang mulai join. Apalagi setelah aplikasi Android nanti sudah dibuka.
BACA JUGA: Ini Harga dan Perbedaan OPPO Reno5 dan Reno5 5G, Pilihan Terbaik di Kelas Menengah?
Namun, setelahnya Sindonews akan tersaring dengan sendirinya. Sebab, karakter Clubhouse bisa dibilang seperti Quora. Bukan media sosial umum seperti Facebook, Twitter atau Instagram. Sindonews menganggap Clubhouse hanya cocok untuk sebagian pengguna saja.
Mungkin mereka yang sudah jenuh dengan status “drama” di Facebook, dan lebih ingin media sosial untuk mencari inspirasi/pengetahuan baru, self development, serta teman/jejaring baru. Clubhouse akan lebih cocok untuk mereka yang aktif juga di medsos seperti LinkedIn atau Quora.
Kedepannya, Clubhouse juga sangat mungkin untuk dijadikan platform untuk membuat berbagai event online di Indonesia. Mengingat saat ini warganet sudah sangat terbiasa mengikuti event menggunakan Zoom. Clubhouse bisa menjadi platform yang sangat keren atau cool untuk mengikuti event online.
Berkembang atau tidaknya Clubhouse di Indonesia, tergantung seberapa besar nantinya public figure mulai mengadopsi jejaring sosial ini. Dan bisa jadi sangat cepat. Misalnya saja jika public figure atau politikus menggelar siniar di Clubhouse terkait isu yang sedang ramai. Publik akan mudah sekali untuk datang dan bergabung. Brand juga bisa dengan mudah untuk chip in atau bergabung dan menjadikan Clubhouse sebagai platform berkomunikasi baru.
Tapi, untuk mencapai semua itu, Clubhouse harus memiliki aplikasi Android terlebih dulu.
BACA JUGA: Ini Harga dan Perbedaan OPPO Reno5 dan Reno5 5G, Pilihan Terbaik di Kelas Menengah?
Namun, setelahnya Sindonews akan tersaring dengan sendirinya. Sebab, karakter Clubhouse bisa dibilang seperti Quora. Bukan media sosial umum seperti Facebook, Twitter atau Instagram. Sindonews menganggap Clubhouse hanya cocok untuk sebagian pengguna saja.
Mungkin mereka yang sudah jenuh dengan status “drama” di Facebook, dan lebih ingin media sosial untuk mencari inspirasi/pengetahuan baru, self development, serta teman/jejaring baru. Clubhouse akan lebih cocok untuk mereka yang aktif juga di medsos seperti LinkedIn atau Quora.
Kedepannya, Clubhouse juga sangat mungkin untuk dijadikan platform untuk membuat berbagai event online di Indonesia. Mengingat saat ini warganet sudah sangat terbiasa mengikuti event menggunakan Zoom. Clubhouse bisa menjadi platform yang sangat keren atau cool untuk mengikuti event online.
Berkembang atau tidaknya Clubhouse di Indonesia, tergantung seberapa besar nantinya public figure mulai mengadopsi jejaring sosial ini. Dan bisa jadi sangat cepat. Misalnya saja jika public figure atau politikus menggelar siniar di Clubhouse terkait isu yang sedang ramai. Publik akan mudah sekali untuk datang dan bergabung. Brand juga bisa dengan mudah untuk chip in atau bergabung dan menjadikan Clubhouse sebagai platform berkomunikasi baru.
Tapi, untuk mencapai semua itu, Clubhouse harus memiliki aplikasi Android terlebih dulu.
(dan)
Lihat Juga :