China Keluarkan Jurus Anti-Monopoli yang Menargetkan Raksasa Teknologinya
Senin, 08 Februari 2021 - 04:21 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Q&A yang menyertai pemberitahuan tersebut, SAMR, mengatakan, laporan perilaku anti-monopoli terkait internet telah meningkat, dan menghadapi tantangan dalam mengatur industri.
"Perilakunya lebih tersembunyi, penggunaan data, algoritme, aturan platform, dan sebagainya membuatnya lebih sulit untuk menemukan dan menentukan apa yang dimaksud dengan perjanjian monopoli," kata SAMR, seperti dikutip oleh Reuters.
China dalam beberapa bulan terakhir mulai memperketat pengawasan terhadap raksasa teknologinya, membalikkan pendekatan laissez-faire. Pada bulan Desember, regulator meluncurkan penyelidikan antitrust ke dalam Alibaba Group menyusul penangguhan dramatis dari rencana penawaran umum saham perdana (IPO) senilai USD37 miliar dari afiliasi pembayarannya, Ant Group.
Pada saat itu, regulator memperingatkan perusahaan atas praktik, termasuk memaksa pedagang menandatangani pakta kerja sama eksklusif dengan mengorbankan platform internet lainnya. Baca juga: Bantai Liverpool, Man City Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
"Perilakunya lebih tersembunyi, penggunaan data, algoritme, aturan platform, dan sebagainya membuatnya lebih sulit untuk menemukan dan menentukan apa yang dimaksud dengan perjanjian monopoli," kata SAMR, seperti dikutip oleh Reuters.
China dalam beberapa bulan terakhir mulai memperketat pengawasan terhadap raksasa teknologinya, membalikkan pendekatan laissez-faire. Pada bulan Desember, regulator meluncurkan penyelidikan antitrust ke dalam Alibaba Group menyusul penangguhan dramatis dari rencana penawaran umum saham perdana (IPO) senilai USD37 miliar dari afiliasi pembayarannya, Ant Group.
Pada saat itu, regulator memperingatkan perusahaan atas praktik, termasuk memaksa pedagang menandatangani pakta kerja sama eksklusif dengan mengorbankan platform internet lainnya. Baca juga: Bantai Liverpool, Man City Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
(iqb)
Lihat Juga :