Pengamat: Jangan Cari Keuntungan di Internet dari Musibah Sriwijaya Air SJ 182!
Minggu, 10 Januari 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
"Karena itu harus sangat selektif kita memilih berita. Ini juga harus menjadi pelajaran para pihak bagaimana manifest bisa dengan cepat bocor ke publik," tambah chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) itu.
Pratama juga mengingatkan kepada para influencer, bisa membantu mengingatkan dan mengedukasi warganet untuk menjaga perasaan keluarga korban.
BACA JUGA: Laporan Investigasi Sementara KNKT Ihwal Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182
Selain itu yang paling penting, biasanya dengan peristiwa seperti ini akan banyak konten hoaks berseliweran. Ada yang membidik trafik di YouTube, web, media sosial, maupun yang menyebarkan link palsu berisi malware.
Intinya, berhati-hati dan jangan mudah membuka link URL dengan alamat yang aneh dan tidak biasa. Misalnya mengaku dari portal berita resmi namun menggunakan domain yang tidak biasa.
"Lumrahnya di tanah air domain memakai .com .id .co.id, itupun masih sering ditemui web abal-abal yang beritanya menyesatkan, jadi kita harus saling mengingatkan," tandas Pratama.
Pratama juga mengingatkan kepada para influencer, bisa membantu mengingatkan dan mengedukasi warganet untuk menjaga perasaan keluarga korban.
BACA JUGA: Laporan Investigasi Sementara KNKT Ihwal Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182
Selain itu yang paling penting, biasanya dengan peristiwa seperti ini akan banyak konten hoaks berseliweran. Ada yang membidik trafik di YouTube, web, media sosial, maupun yang menyebarkan link palsu berisi malware.
Intinya, berhati-hati dan jangan mudah membuka link URL dengan alamat yang aneh dan tidak biasa. Misalnya mengaku dari portal berita resmi namun menggunakan domain yang tidak biasa.
"Lumrahnya di tanah air domain memakai .com .id .co.id, itupun masih sering ditemui web abal-abal yang beritanya menyesatkan, jadi kita harus saling mengingatkan," tandas Pratama.
(dan)
Lihat Juga :