Begini Cara Cek Status Penerima Vaksin Covid-19 Gratis di Aplikasi PeduliLindungi

Senin, 04 Januari 2021 - 11:35 WIB
loading...
Begini Cara Cek Status...
Aplikasi PeduliLindungi menjadi platform untuk mengetahui distribusi vaksin Covid-19.
A A A
JAKARTA - Masyarakat Indonesia bisa memeriksa apakah sudah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 atau belum. Caranya mudah hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada situs Peduli Lindungi.

Lewat laman PeduliLindungi.id masyarakat tinggal mengisi kolom NIK untuk melakukan pengecekan apakah namanya masuk dalam daftar penerima Vaksin COVID-19 periode pertama. Caranya mudah:

BACA JUGA: Seru, Ternyata Ini Penyebab Seteru Jack Ma dengan Presiden China Xi Jinping...

1. Pertama buka PeduliLindungi.id lewat browser ponsel atau PC, lalu klik tombol Periksa.

2. Kemudian Anda akan diarahkan ke laman selanjutnya untuk periksa status data program vaksinasi Covid-19.

3. Masukan Nomor NIK dan Masukan Kode unik yang tertera di bagian kiri, klik selanjutnya, selanjutnya akan muncul status pnerima vaksin pada periode ini.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sendiri akan dilakukan setelah vaksin mendapatkan izin penggunaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pada tahap awal ini, Vaksin Covid-19 akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan termasuk tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan. Vaksin Covid-19 tahap awal juga akan diberikan kepada sebagian tenaga pelayanan publik yang rawan terpapar.

BACA JUGA: Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China Karena Merasa Istimewa

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tramidzi mengatakan, secara total pemerintah membutuhkan waktu 15 bulan dalam melakukan vaksinasi secara merata di Indonesia. Adapun proses vaksinasi bakal dilakukan selama dua periode.

Begini Cara Cek Status Penerima Vaksin Covid-19 Gratis di Aplikasi PeduliLindungi

"Secara total kita butuh waktu 15 bulan yang akan dihitung mulai Januari 2021 hingga Maret 2022, yang mana akan dilakukan vaksinasi secara bertahap, tujuannya menuntaskan program vaksinasi Covid-19 yang akan kita lakukan di 34 provinsi," katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, total populasi yang bakal divaksinasi selama 15 bulan itu ada sebesar 181,5 juta.

BACA JUGA: Selain Jack Ma, Presiden China Xi Jinping Pernah Sikat Dua Konglomerat Ini

Adapun periode pertama dilakukan sejak Januari-April 2021 dan diprioritaskan pada 1,3 juta tenaga kesehatan serta 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi itu.

"Periode kedua berlangsung 11 bulan sejak April 2021 hingga Maret 2022 yang artinya akan menjangkau jumlah masyarakat sisa dari periode pertama," tuturnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Kelas Indonesia...
Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab
Noda Hitam di Tengah...
Noda Hitam di Tengah Pandemi: Situs PeduliLindungi Disusupi Judi Online
Kasus Covid-19 Meningkat...
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Grab Klaim 70 Persen Pengemudi Sudah Vaksin Booster
Heboh PeduliLindungi...
Heboh PeduliLindungi Menghilang, Kemenkes: Sudah Kembali di App Store
Cara Offline Check-in...
Cara Offline Check-in PeduliLindungi, Tetap Konek Walau Nggak Ada Internet
Pemilik Usaha Bisa Mendapat...
Pemilik Usaha Bisa Mendapat QR Code PeduliLindungi untuk Check In, Begini Caranya 
Chris Brown Diduga Pakai...
Chris Brown Diduga Pakai Dana Bantuan Covid-19 untuk Pesta, dan Liburan Mewah
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pemprov DKI Sediakan...
Pemprov DKI Sediakan 26.000 Dosis Vaksin Covid-19
Rekomendasi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved