Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:12 WIB
loading...
Beda Kelas Indonesia...
Saling lempar tanggung jawab ketika ada problem terlihat dalam kasus PeduliLindungi. Foto: Gemini
A A A
JAKARTA - Badai siber tak mengenal batas negara, mengancam data pribadi dan infrastruktur digital di mana saja. Namun, cara sebuah negara dan industrinya merespons ancaman ini bisa jadi cerminan kematangan dan komitmen terhadap keamanan digital.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya membandingkan dua insiden siber yang terjadi hampir bersamaan, satu di Korea Selatan dan satu lagi di Indonesia, yang menampilkan kontras tajam dalam penanganan dan dampaknya.

Korea Selatan: SK Telekom Hadapi Malware, Transparansi Jadi Kunci Respons Cepat

Pada 20 April 2025, raksasa telekomunikasi Korea Selatan, SK Telekom (SKT), dikejutkan oleh deteksi malware yang menyusup ke sistem mereka. Tanpa menunda, SKT segera mempublikasikan detail insiden tersebut beserta potensi risikonya. Mereka dengan jujur menyatakan bahwa jika peretasan ini benar terjadi, penyerang "bisa" mencuri data-data sensitif seperti IMSI (International Mobile Subscriber Identity), kunci USIM, data penggunaan jaringan, serta SMS/kontak yang tersimpan di SIM.

Ancaman terburuk? Potensi terjadinya SIM swapping, di mana identitas digital pelanggan bisa diambil alih.

Respons SKT tak berhenti di sana. Dengan keputusan yang mengagetkan namun tegas, perusahaan memutuskan untuk melakukan penggantian SIM untuk SEMUA 25 juta pelanggan mereka! Langkah masif ini dibarengi dengan tindakan preventif komprehensif untuk mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari.

Bagaimana reaksi pemerintah Korea Selatan? MSIT (Ministry of Science and ICT), yang setara dengan Kementerian Komunikasi dan Digital di Indonesia, tidak tinggal diam. Mereka langsung bergerak cepat dengan melakukan investigasi penuh dan mengirimkan tim ahli untuk membantu SKT. SKT diwajibkan menyerahkan laporan lengkap paling lambat pada pukul 14.10, 21 April 2025. Bahkan, pada hari yang sama, MSIT menyediakan tenaga ahli pada pukul 20.00 untuk memberikan bantuan teknis langsung kepada SKT.

Komitmen SKT terhadap keselamatan pelanggan begitu nyata. Mereka mengumumkan berhenti menerima pelanggan baru untuk sementara waktu karena insiden ini. Lebih lanjut, SKT berjanji akan menghubungi seluruh pelanggannya secara personal untuk menginformasikan bahwa mereka "mungkin" terdampak infeksi malware ini dan data sensitif mereka berpotensi terekspos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Awas Balik ke Zaman...
Awas Balik ke Zaman Pembajakan! Aturan Blokir Game Steam lewat Sistem IGRS Bikin Netizen Ngamuk
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Rekomendasi
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Berita Terkini
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved