Beda Kelas Indonesia dan Korea dalam Mengelola Keamanan Siber: yang Satu Transparan, Lainnya Saling Lempar Tanggung Jawab

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Pernyataan SKT menggarisbawahi tanggung jawab penuh mereka: "Kami akan memblokir secara menyeluruh dan secara teknologi pertukaran kartu SIM ilegal dan pertukaran terminal ilegal". Sebuah janji transparansi dan akuntabilitas yang jarang terdengar dari korporasi besar.

Indonesia: Situs PeduliLindungi Diretas, Rentetan Ketidakjelasan dan Lempar Tanggung Jawab

Kontras mencolok terlihat pada insiden siber yang terjadi di Indonesia. Situs PeduliLindungi.id, yang dulu menjadi tulang punggung penanganan pandemi COVID-19, "terbukti" berhasil diretas dan bahkan digunakan untuk mempromosikan judi online. Sebuah ironi pahit bagi platform yang seharusnya melindungi data kesehatan masyarakat.

Ketika kabar peretasan ini mencuat, respons dari pihak-pihak terkait justru diwarnai ketidakjelasan dan saling lempar tanggung jawab:

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa PeduliLindungi sudah tidak digunakan dan layanannya telah beralih ke aplikasi Satu Sehat. Pernyataan ini secara implisit menyinggung bahwa pengelolaan situs pasca-migrasi mungkin sudah bukan lagi tanggung jawab Kemenkes, dengan dugaan pengelolaan dilakukan oleh Telkom.

Namun, Telkom pun menyatakan hal yang berlawanan. Mereka menegaskan bahwa pihaknya sudah tidak mengelola situs PeduliLindungi.id.

Di tengah ketidakjelasan tanggung jawab ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya bertindak dengan memblokir akses PeduliLindungi.id pada 21 Mei 2025.

Pada 22 Mei 2025, ketika dicoba diakses, situs pedulilindungi.id memang sudah tidak dapat dijangkau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Awas Balik ke Zaman...
Awas Balik ke Zaman Pembajakan! Aturan Blokir Game Steam lewat Sistem IGRS Bikin Netizen Ngamuk
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Rekomendasi
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved