Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China Karena Merasa Istimewa

Senin, 04 Januari 2021 - 08:05 WIB
loading...
Jack Ma Berani Kritik...
Kritik Jack Ma terhadap pemerintah China dianggap membangunkan macan yang tertidur. Foto: dok Reuters.
A A A
CHINA - Jack Ma memang memulai bisnisnya dari nol, menjadi salah satu orang terkaya di China, dan memiliki harapan untuk merubah industri dan regulasi di China yang menurutnya terlalu kolot dan kaku.

Selama ini Jack Ma memang tidak tersentuh pemerintah China. Menurut sumber WSJ, selain memiliki hubungan dekat dengan pejabat senior di pemerintahan, juga karena Jack Ma dan Alibaba ikut mengharumkan nama China di luar dan di dalam negeri.

BACA JUGA: Tekanan China, Kekayaan Jack Ma Amblas Rp155 Triliun

Ma, mantan guru bahasa Inggris itu, menjadi orang terkaya di China lewat dua perusahaan internet. Yakni perusahaan e-commerce Alibaba dan raksasa fintech Ant Group.

Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China Karena Merasa Istimewa

Sistem pembayaran Alipay yang digunakan oleh mayoritas masyarakat China saat ini. Foto: dok Reuters.

Lima tahun lalu, Bank Sentral China, People’s Bank of China (PBOC), pernah berupaya meregulasi bisnis payment Ant Group yang semakin menggurita. Tapi, rencana bank sentral terbesar di dunia itu gagal berkat lobi-lobi Jack Ma di pemerintahan.

Karena itu, Jack Ma merasa percaya diri dengan kedekatannya dengan pemerintah China. Ia merasa sosoknya bisa membawa perubahan. Ia berharap kritiknya akan bisa mengubah regulasi ketat di bidang finansial di China, sambil tetap mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Tapi, ternyata Ma salah prediksi. Sikapnya mengkritik pemerintah China dan bank-bank di China terang-terangan di sebuah forum pada 24 Oktober silam dianggap melewati batas. Presiden Xi Jinping murka. Jack Ma kena batunya.

BACA JUGA: Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2

Dan Ma sendiri memang bermain api. Sebab, sebelum pidato kontroversialnya pada Oktober itu sebenarnya pemerintah China sudah berniat untuk memperketat regulasi keuangan. Terutama untuk mencegah risiko kegagalan sistemik pada ekonomi yang terdampak pandemi.

Kritik Ma justru membangunkan macan yang tertidur.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Ma Turun Gunung,...
Jack Ma Turun Gunung, Kembali ke Alibaba untuk Rebut Lagi Tahkta Teknologi China
Jack Ma Muncul Kembali...
Jack Ma Muncul Kembali Bersama Bos BYD setelah 5 Tahun Menghilang
Bill Gates, Jack Ma,...
Bill Gates, Jack Ma, dan Jeff Bezos Bersatu Kembangkan AI Pertambangan
Dari CEO Terkaya di...
Dari CEO Terkaya di Dunia, Jack Ma Pendiri Alibaba Kini Jadi Dosen di Jepang
Terusik ChatGPT, Jack...
Terusik ChatGPT, Jack Ma Pulang ke China
Ketangkap Basah di Jepang,...
Ketangkap Basah di Jepang, Jack Ma Kabur ke Bangkok
6 Miliarder Dunia yang...
6 Miliarder Dunia yang Memilih Hidup Sederhana Meski Tajir Melintir
Jack Ma Resmi Tersingkir...
Jack Ma Resmi Tersingkir dari Pemegang Saham Kendali di Ant Group
Mengejutkan, Jack Ma...
Mengejutkan, Jack Ma Kini Beralih ke Bisnis Makanan
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved