Kekebalan Tubuh Bisa Bertahan Selama Delapan Bulan dari Covid-19

Senin, 28 Desember 2020 - 02:00 WIB
loading...
Kekebalan Tubuh Bisa...
Professor Menno van Zelm di laboratoriumnya di Universitas Monash. Kredit: Universitas Monash
A A A
Jakarta - Peneliti Australia mengungkapkan bahwa orang yang telah terinfeksi virus Covid-19 memiliki memori kekebalan untuk melindungi diri dari infeksi ulang setidaknya selama delapan bulan. Penelitian ini menjadi bukti terkuat tentang bagaimana kemungkinan vaksin melawan virus Covid-19 dan akan bekerja untuk waktu yang lama.

Sebelumnya, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa gelombang pertama antibodi terhadap virus Corona berkurang setelah beberapa bulan pertama sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa orang dapat kehilangan kekebalan dengan cepat. Namun, temuan baru ini menghilangkan kekhawatiran tersebut.

Baca juga : Begini Cara Working Mom di OVO Bertahan di Masa Pandemi

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi yang dipimpin Professor Menno van Zelm dari Departemen Imunologi dan Patologi Universitas Monash. Ia bekerjasama dengan Aliansi Riset Alfred antara Universitas Monash, rumah sakit Alfred dan Institut Burnet, Australia.

Mengutip dari Medicalxpress, penemuan tersebut mengungkapkan bahwa sel-sel spesifik dalam sistem kekebalan yang disebut memori sel B "mengingat" infeksi oleh virus. Paparan ulang terhadap virus akan memicu respon kekebalan pelindung melalui produksi cepat antibodi pelindung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Australia Blokir TikTok...
Australia Blokir TikTok & Instagram U-16 Mulai 10 Desember, 1 Juta Akun Remaja Terdampak
Gangguan Jaringan Optus...
Gangguan Jaringan Optus Merenggut Tiga Nyawa di Australia
Australia Berniat Tak...
Australia Berniat Tak Gunakan YouTube untuk Konten Pemerintah
Buih Misterius Bermunculan...
Buih Misterius Bermunculan di Laut Australia
Benua Australia dan...
Benua Australia dan Asia Diklaim Ilmuwan Bakal Bertabrakan
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Rekomendasi
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved