35.000 Mahasiswa Serbu Pendaftaran XL Future Leaders 2020

Minggu, 13 Desember 2020 - 21:58 WIB
loading...
35.000 Mahasiswa Serbu Pendaftaran XL Future Leaders 2020
Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih (kiri) saat menggelar national conference dengan para peserta Program XL Future Leaders (XLFL). Foto/Ist
JAKARTA - Program XL Future Leaders (XLFL) yang diinisiasi oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) makin membumi. Indikasinya terlihat dari jumlah pendaftar setiap tahunnya. (Baca juga: Menggiurkan, XL Axiata Bundling Smartphone dan Paket Data Cuma Rp150.000 )

Di tahun kesembilan, jumlah pendaftar menembus angka 35.000 mahasiswa atau yang tertinggi selama ini. Dari pendaftar sebanyak itu, setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang tidak ringan, akhirnya terpilih 160 orang terbaik untuk mengisi seluruh kapasitas peserta XLFL 2020 . Mereka berasal dari 52 kampus yang tersebar di berbagai daerah di Nusantara.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, mengatakan, pihaknya bersyukur program XLFL setiap tahun semakin dikenal oleh masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. "Namun demikian, tujuan akhir kami bukan hanya sekadar menjadi popular, tapi lebih dari itu kami berharap program ini mampu melahirkan anak-anak muda dengan kualitas kepemimpinan yang mumpuni, yang kelak akan menjadi pemimpin di berbagai bidang baik dalam skala nasional maupun global, yang pada akhirnya juga akan secara aktif memajukan Indonesia,” Tri Wahyuningsih di Jakarta, Minggu (13/12/2020).

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengukuhkan para mahasiswa baru XL Future Leaders angkatan kesembilan tersebut secara virtual dalam rangkaian acara tahunan National Conference 2020, pada 12 Desember 2020. Mereka merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial.



"Ke-160 mahasiswa tersebut saat ini berkuliah di 52 universitas baik negeri maupun swasta, berasal dari dari 42 kota/kabupaten yang tersebar di 23 provinsi," sebutnya.

Secara gender, mereka terdiri dari 107 perempuan dan 53 laki-laki. Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial karena program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu di perguruan tinggi masing-masing. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, akibat pandemik, tahun ini seleksi mahasiswa XLFL angkatan 9 ini berlangsung secara online. Para peserta mengikuti beberapa tahap seleksi, yaitu seleksi administrasi, assessment online, presentasi, diskusi kelompok, dan wawancara.



“Untuk tahun ini terasa sedikit berbeda karena pandemi COVID-19, tetapi tidak menyurutkan langkah kami untuk terus memberikan program-program pelatihan yang sudah ditetapkan dari awal sesuai dengan kurikulum. Dan kami melihat bahwa program ini tidak mengalami kemunduran walaupun kegiatan hanya dilakukan secara online, ini dapat dilihat dari para mahasiswa XLFL tetap memberikan sumbangsih yang cukup besar di daerah masing-masing baik dari sisi aktivitas bisnis, pemerintahan ataupun proyek-proyek sosial berbasis digital,” tutur Tri Wahyuningsih.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE