35.000 Mahasiswa Serbu Pendaftaran XL Future Leaders 2020
Minggu, 13 Desember 2020 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk tahun ini terasa sedikit berbeda karena pandemi COVID-19, tetapi tidak menyurutkan langkah kami untuk terus memberikan program-program pelatihan yang sudah ditetapkan dari awal sesuai dengan kurikulum. Dan kami melihat bahwa program ini tidak mengalami kemunduran walaupun kegiatan hanya dilakukan secara online, ini dapat dilihat dari para mahasiswa XLFL tetap memberikan sumbangsih yang cukup besar di daerah masing-masing baik dari sisi aktivitas bisnis, pemerintahan ataupun proyek-proyek sosial berbasis digital,” tutur Tri Wahyuningsih.
Program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills. Yakni, keahlikan yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan.
Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.
Kurikulum yang diterapkan sejak awal sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan apa yang diajarkan juga akan tetap relevan untuk diaplikasikan di masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan. Mahasiswa baru XLFL angkatan kesembilan juga diwajibkan untuk langsung membiasakan diri dengan ritme kurikulum selama dua tahun ke depan dengan mengikuti acara “Lead Indonesia”.
"Dengan kurikulum tersebut, mereka diarahkan untuk mampu mengeluarkan semua kemampuan komunikasi yang baik dan berpikir kritis untuk menyelesaikan semua masalah secara berkelompok yang diberikan secara online," pungkasnya. (Baca juga: Tak Ingin Nasib BLT Karyawan Seperti Bansos, Menaker Libatkan KPK )
Program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills. Yakni, keahlikan yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan.
Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.
Kurikulum yang diterapkan sejak awal sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan apa yang diajarkan juga akan tetap relevan untuk diaplikasikan di masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan. Mahasiswa baru XLFL angkatan kesembilan juga diwajibkan untuk langsung membiasakan diri dengan ritme kurikulum selama dua tahun ke depan dengan mengikuti acara “Lead Indonesia”.
"Dengan kurikulum tersebut, mereka diarahkan untuk mampu mengeluarkan semua kemampuan komunikasi yang baik dan berpikir kritis untuk menyelesaikan semua masalah secara berkelompok yang diberikan secara online," pungkasnya. (Baca juga: Tak Ingin Nasib BLT Karyawan Seperti Bansos, Menaker Libatkan KPK )
(iqb)
Lihat Juga :