Klaim Gratis, Ternyata Aplikasi Ini Menggeroti Dompet Penggunanya

Kamis, 24 September 2020 - 04:44 WIB
loading...
Klaim Gratis, Ternyata...
Aplikasi berbahaya telah dipasang lebih dari 2,4 juta kali dan pengembang jahatnya berpura-pura menawarkan fiturnya secara gratis. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Jika Anda tidak menghapus aplikasi iOS dan Android ini sekarang juga, jangan merasa rugi kalau Anda bakal banyak kehilangan rupiah dari dompet di saku. (Baca juga: Saudi Buka Umrah Bertahap, Konjen Jeddah: Biaya Akan Lebih Mahal )

Menurut Ars Technica, temuan yang diberikan kepada peneliti oleh seorang anak mengarah pada penemuan adware dan aplikasi lain yang dirancang untuk menipu publik. Aplikasi ini terdaftar di Apple App Store untuk unit iPhone dan Google Play Store untuk perangkat Android.

Aplikasi telah dipasang lebih dari 2,4 juta kali dan pengembang jahatnya berpura-pura menawarkan fitur seperti gambar wallpaper, konten dan aliran hiburan, serta unduhan musik. Beberapa dari aplikasi ini menayangkan iklan bahkan saat tidak dibuka.

Kejahatan siber ini disebut trojan HiddenAds yang menyamar sebagai aplikasi berguna. Mereka berguna bagi pelaku kejahatan yang mengumpulkan pendapatan dari penayangan iklan kepada korban.

Fatalnya, butuh seorang anak untuk menemukan malware yang dipasang lebih dari 2,4 juta kali oleh pengguna iPhone dan ponsel Android.

Mengapa kita tidak menghapus aplikasi jahat ini dari perangkat? Jawabannya sederhana. Ikon disembunyikan sehingga pengguna tidak tahu bagaimana cara menghilangkannya. Selain mengirimkan adware, beberapa aplikasi ini juga mengenakan biaya Rp28.000 hingga Rp140.000 untuk pembelian dalam aplikasi yang tidak berguna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Orang Indonesia Suka...
Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik
Selamat Tinggal Hacker...
Selamat Tinggal Hacker Manusia? Mesin AI Otonom Siap Ambil Alih Serangan Siber di Tahun 2026
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved