Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jum'at, 29 Mei 2026 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Itu berarti Zipang akan berukuran sekitar tujuh kali lebih besar dari Yamato dalam hal berat. Jika kapal ini pernah dibangun, ia bahkan akan mendahului Yamato beberapa dekade.
Menurut desainnya, kapal ini akan memiliki lebar hingga 295 kaki (90 meter) dan panjang lebih dari 2.000 kaki (609 meter). Sebagai perbandingan, kapal perang terbesar yang pernah dibangun, USS Gerald R. Ford, hanya memiliki panjang 1.122 kaki (342 meter).
Namun, spesifikasi ini bukanlah sembarangan. Kaneda berpendapat bahwa lebar yang sangat besar itu diperlukan agar kapal dapat menjaga stabilitas di Samudra Pasifik. 295 kaki (90 meter) juga merupakan panjang gelombang rata-rata gelombang laut di daerah tersebut.
Tetapi ukuran hanyalah permulaan dari cerita. Lambung yang sebesar itu secara teoritis memungkinkan Zipang untuk membawa lebih dari 100 meriam berat, dengan kaliber potensial hingga 20 inci (51 cm).
Kapal itu juga dirancang agar sangat mudah bermanuver, dengan potensi kecepatan maksimum 42 knot – sebuah desain yang sangat ambisius. Jepang bukanlah satu-satunya negara yang bermimpi tentang kapal perang raksasa. Yang paling terkenal, Inggris memiliki ambisi untuk membangun kapal induk kolosal HMS Habakkuk.
Dengan panjang sekitar 1.969 kaki (600 meter), kapal kolosal ini direncanakan akan dibangun dari campuran bubur kayu dan es yang disebut "pykrete." Proyek ini akhirnya ditinggalkan, tetapi idenya adalah untuk menciptakan kapal "yang tak dapat tenggelam" untuk melawan kapal selam Jerman di medan perang Atlantik.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa IJN Zipang bukanlah proposal serius dari Kaneda, melainkan lebih merupakan "eksperimen pemikiran."
Menurut desainnya, kapal ini akan memiliki lebar hingga 295 kaki (90 meter) dan panjang lebih dari 2.000 kaki (609 meter). Sebagai perbandingan, kapal perang terbesar yang pernah dibangun, USS Gerald R. Ford, hanya memiliki panjang 1.122 kaki (342 meter).
Namun, spesifikasi ini bukanlah sembarangan. Kaneda berpendapat bahwa lebar yang sangat besar itu diperlukan agar kapal dapat menjaga stabilitas di Samudra Pasifik. 295 kaki (90 meter) juga merupakan panjang gelombang rata-rata gelombang laut di daerah tersebut.
Tetapi ukuran hanyalah permulaan dari cerita. Lambung yang sebesar itu secara teoritis memungkinkan Zipang untuk membawa lebih dari 100 meriam berat, dengan kaliber potensial hingga 20 inci (51 cm).
Kapal itu juga dirancang agar sangat mudah bermanuver, dengan potensi kecepatan maksimum 42 knot – sebuah desain yang sangat ambisius. Jepang bukanlah satu-satunya negara yang bermimpi tentang kapal perang raksasa. Yang paling terkenal, Inggris memiliki ambisi untuk membangun kapal induk kolosal HMS Habakkuk.
Dengan panjang sekitar 1.969 kaki (600 meter), kapal kolosal ini direncanakan akan dibangun dari campuran bubur kayu dan es yang disebut "pykrete." Proyek ini akhirnya ditinggalkan, tetapi idenya adalah untuk menciptakan kapal "yang tak dapat tenggelam" untuk melawan kapal selam Jerman di medan perang Atlantik.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa IJN Zipang bukanlah proposal serius dari Kaneda, melainkan lebih merupakan "eksperimen pemikiran."
Lihat Juga :