Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB
loading...
A A A
B-1B Lancer adalah pesawat pembom strategis selama Perang Dingin.
Realita penurunan jumlah armada pesawat dan solusi "kanibalisme".

Intensitas pertempuran yang tinggi dan muatan yang berat telah menyebabkan armada B-1B mengalami kerusakan dengan cepat. Pada tahun 2019, banyak pesawat untuk sementara waktu dinonaktifkan karena kegagalan sistem kursi lontar dan kerusakan struktural.

Karena jalur produksi telah ditutup, teknisi harus melakukan "kanibalisme"—mengambil komponen dari pesawat yang rusak untuk mempertahankan pesawat yang tersisa.

Pada tahun 2021, jumlah pesawat pembom B-1B yang siap tempur telah berkurang dari 62 menjadi 45. Pesawat-pesawat yang dinonaktifkan dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Udara Davis-Monthan di Arizona, yang sering disebut sebagai "kuburan pesawat".

Namun, tidak semua pesawat di Davis-Monthan dibongkar. Beberapa B-1B dipelihara dalam rezim pelestarian khusus yang disebut Tipe 2000.

Dalam kondisi ini, bahan bakar pesawat dikuras, saluran masuk udara disegel, dan sistem hidrolik serta sayap geometri variabel menjalani perawatan rutin. Mesin jet F101-GE-102 masih diuji untuk memastikan pengembaliannya ke layanan dengan cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved