Belajar dari Iran, AS Pesan 3.000 Rudal Murah Barracuda-500M

Senin, 25 Mei 2026 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Meskipun hulu ledaknya hanya berbobot sekitar 45 kg, jauh lebih kecil daripada Tomahawk atau JASSM-ER, rudal ini dioptimalkan untuk menghancurkan target bernilai menengah seperti radar pertahanan udara, pos komando lapangan, peluncur rudal bergerak, depot logistik, dan target pesisir.

Fitur unggulan Barracuda-500M terletak pada filosofinya yaitu "senjata berbiaya rendah yang diproduksi dalam jumlah besar." Menurut Anduril, sekitar 70% komponen rudal tersebut menggunakan suku cadang komersial yang mudah didapat, sehingga secara signifikan mengurangi biaya produksi dan mempersingkat waktu perakitan.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa setiap rudal dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 jam dengan jumlah alat perakitan yang minimal.

MiliterAS meyakini ini adalah faktor kunci, mengingat kekhawatiran Washington bahwa persenjataan rudal mereka saat ini tidak cukup untuk konflik berkepanjangan dan intensitas tinggi. Sebuah laporan CSIS pernah menyatakan bahwa AS dapat menghabiskan sebagian besar persediaan rudal presisi mereka dalam waktu kurang dari seminggu pertempuran besar.

Selain jangkauannya yang jauh, Barracuda-500M dikerahkan menggunakan peluncur yang ditempatkan dalam kontainer standar berukuran 20 kaki, yang dapat disamarkan dan diangkut melalui sistem logistik konvensional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Rekomendasi
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved