Seberapa Canggih Jet Tempur AS F-15E Strike Eagle yang Ditembak Jatuh Iran?

Minggu, 05 April 2026 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Misi F-15E memanfaatkan sepenuhnya kemampuan yang dimilikinya. Dengan kemampuan serangan jarak jauh, kecepatan tinggi, kemampuan menembus wilayah udara yang dipertahankan, melakukan serangan darat presisi, dan menyerang pesawat musuh, F-15E dapat dianggap sebagai pesawat paling serbaguna milik Amerika.

Meskipun memiliki daya tembak yang luar biasa dan kemampuan tempur yang beragam, F-15E Strike Eagle memiliki kelemahan utama ketika menghadapi kekuatan militer super: kurangnya teknologi siluman.

Dikembangkan dari platform desain tahun 1980-an, jet tempur ini memiliki bentuk aerodinamis bersudut dan saluran masuk udara yang besar. Dikombinasikan dengan lebih dari 25 titik pemasangan senjata di bawah sayap, F-15E Strike Eagle bahkan lebih mencolok dalam penampang radarnya (RCS).

Secara spesifik, pada layar stasiun radar pengawasan musuh, sinyal F-15E Strike Eagle akan ditampilkan dengan sangat besar dan jelas.

Saat terbang memasuki wilayah udara yang dicakup oleh jaringan pertahanan anti-akses/penolakan wilayah (A2/AD) berlapis-lapis milik Iran, F-15E akan mudah terdeteksi dan dikunci oleh sistem rudal pertahanan udara jarak jauh seperti S-300 atau Bavar-373 dari jarak ratusan kilometer.

Selain itu, dua mesin jet F100 yang sangat bertenaga membantu pesawat membawa muatan berat, tetapi pada saat yang sama, mesin tersebut memancarkan sinyal inframerah yang sangat besar. Jika pesawat turun untuk menjatuhkan bom atau memberikan perlindungan, pesawat tersebut akan menjadi sasaran empuk bagi rudal anti-pesawat yang ditembakkan dari bahu seperti MANPADS berpemandu panas.

Mantan Kolonel Angkatan Darat AS, Myles Caggins, menggambarkan hal ini sebagai "peristiwa penting." Ia mencatat bahwa meskipun jaringan pertahanan udara utama Iran telah dinetralisir sejak awal melalui serangan udara dan serangan siber, MANPADS tetap menjadi ancaman konstan bagi jet tempur seperti F-15.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Rekomendasi
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Berita Terkini
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved