Siap-siap Google dan YouTube Mati Total! Iran Buka Medan Pertempuran Baru

Rabu, 01 April 2026 - 10:10 WIB
loading...
Siap-siap Google dan...
Iran menggunakan kekuatan peretasnya yang dahsyat untuk menyerang infrastruktur AS dan Israel. Foto/ Beepstatic
A A A
Iran mengerahkan seluruh kekuatan peretasnya untuk menyerang infrastruktur musuh-musuhnya. Para ahli memperingatkan bahwa pertahanan keamanan siber AS semakin melemah.

Ketika sirene rudal meraung di seluruh Israel awal bulan ini, ribuan warga menerima pesan palsu dari militer. Pesan-pesan ini mendesak orang-orang untuk mengunduh aplikasi tempat perlindungan palsu, dengan tujuan mencuri data pribadi secara massal.

Sebenarnya, ini bukanlah insiden terisolasi. Ini adalah bagian dari kampanye perang siber yang lebih besar yang dilancarkan Iran, bersamaan dengan peluncuran rudal daratnya.

"Iran mengerahkan seluruh kemampuan mereka dalam hal ini. Semua orang harus terlibat. Jika para ahli keamanan siber mereka masih hidup, mereka akan duduk di depan keyboard mereka," kata Chris Krebs, mantan Direktur Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA).

Iran mengoperasikan pasukan peretasnya dalam tiga tingkatan. Tingkatan paling elit dijalankan langsung oleh Korps Garda Revolusi Islam dan Kementerian Intelijen. Tingkatan kedua terdiri dari kelompok peretas semi-otonom dan penjahat siber yang dikontrak dari luar. Tingkatan ketiga terdiri dari para ahli keamanan siber sukarelawan yang membantu Teheran.

Batasan antar tingkatan seringkali kabur. Namun, mereka semua memiliki tujuan yang sama: menabur kekacauan, mengumpulkan informasi intelijen, dan melemahkan moral musuh.


Iran memanfaatkan melemahnya infrastruktur keamanan siber AS. Foto:Bloomberg.
Iran dianggap memiliki kemampuan teknologi yang lebih rendah daripada Rusia atau China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved