Rudal Balistik Iran Jangkau 4.000 Km, tapi Seberapa Akurat dan Mematikan?

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:49 WIB
loading...
A A A
Namun, ada konsekuensi besar: daya hancur menjadi lebih kecil, bahkan dinilai “terlalu kecil untuk memberikan dampak signifikan”.

Akurasi dan Efektivitas Masih Dipertanyakan

Meski jarak tempuh meningkat, efektivitas militernya masih belum meyakinkan.

Dalam uji terbaru, satu rudal dilaporkan gagal di tengah perjalanan, sementara satu lainnya berhasil dicegat sistem pertahanan udara Amerika Serikat.

Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menjangkau jarak jauh belum tentu diiringi dengan akurasi dan keandalan sistem.

Profesor Stephan Fruehling dari Australian National University menegaskan bahwa kemampuan menempuh jarak jauh tidak otomatis berarti kemampuan militer yang efektif.

“Anda bisa melempar sesuatu sejauh itu, tetapi belum tentu bisa mengenai target dengan presisi,” ujarnya.

Tantangan Teknis Rudal Jarak Jauh

Semakin jauh jarak tempuh, semakin kompleks tantangan teknisnya.
Rudal harus mampu:

•⁠ ⁠bertahan dari getaran roket besar
•⁠ ⁠menjaga stabilitas navigasi
•⁠ ⁠menghadapi panas ekstrem saat masuk kembali ke atmosfer

Kesalahan kecil dalam sistem navigasi dapat menyebabkan deviasi target yang signifikan.

Selain itu, biaya juga menjadi faktor. Rudal dua tahap dengan jangkauan 4.000 km merupakan salah satu senjata paling mahal, sehingga jumlahnya kemungkinan terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved