AS Tak Ada Perlawanan, Iran Kurangi Jumlah Serangan Rudal ke Israel

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:20 WIB
loading...
A A A
Pentagon melaporkan bahwa peluncuran rudal telah menurun sebesar 90% dan serangan pesawat tak berawak sebesar 86% dibandingkan dengan hari pertama pertempuran.

Meskipun Israel diyakini telah menghancurkan sekitar 290 dari sekitar 410 hingga 440 peluncur rudal Iran, melenyapkan persenjataan ini sepenuhnya merupakan tantangan yang sangat besar.

Menurut Profesor David Des Roches dari Universitas Pertahanan Nasional di Washington, menemukan peluncur-peluncur tersebut sulit karena Iran adalah negara yang sangat luas.

Dia menyatakan: "Mengidentifikasi lokasi peluncuran bukanlah hal yang mudah. Yang kita lihat adalah rudal-rudal tersebut ditempatkan di lokasi tersembunyi atau lokasi non-militer sebelum perang pecah, pada saat pengawasan kurang ketat."

Saat ini, alih-alih melancarkan serangan terkonsentrasi pada target militer, Iran telah beralih menembakkan satu atau dua rudal ke infrastruktur sipil dan komersial, khususnya di negara-negara Teluk. Des Roches menjelaskan:

“Dari sudut pandang militer, tindakan Iran tidak signifikan – ini adalah tembakan yang bertujuan untuk melemahkan sistem peringatan di negara-negara tetangga dan menyebabkan kepanikan di antara penduduk.”

Hamidreza Azizi, seorang ahli dari Institut Keamanan dan Studi Internasional Jerman, meyakini bahwa Teheran sedang menghitung cara untuk melemahkan kemampuan pertahanan para pesaingnya sebelum Iran kehabisan rudal. Ia menyatakan, "Mungkin ada keuntungan tertentu jika ini diubah menjadi perang gesekan."

Bandara Dubai diserang oleh drone pada tanggal 16 Maret, menyebabkan operasional terhenti selama beberapa jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved