Cetak Rekor, Resident Evil Requiem Terjual 6 Juta Kopi Kurang dari Sebulan!
Selasa, 17 Maret 2026 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai perbandingan, Resident Evil 7 butuh waktu berjalan sejak 2017 untuk sekadar mencapai 16,4 juta unit, dan Village (2021) mengumpulkan 13,5 juta unit. Proyek daur ulang (remake) mereka pun tidak memiliki kurva akselerasi secepat ini, di mana RE2 mencetak total 16,8 juta unit, RE3 di 10,9 juta unit, dan RE4 dengan 12,2 juta unit.
Merespons kesuksesan instan ini, Capcom langsung mengamankan arus kas dengan menjanjikan konten tambahan (DLC) dan dukungan berkelanjutan. Di tengah masifnya volume penjualan, komunitas justru lebih tertarik mengulik kehidupan pribadi karakter Leon di tahun-tahun terakhir, dibandingkan porsi cerita lebih untuk karakter Grace Ashcroft.
Langkah kapitalisasi Capcom di 2026 tidak berhenti di perangkat digital. Menjelang perayaan ulang tahun ke-30 waralaba ini pada 22 Maret, Capcom bersiap memerah nostalgia penggemar.
Mereka merancang kolaborasi raksasa dengan Universal Studios Japan (USJ) tahun ini, serta menggelar konser orkestra yang tiketnya siap dijual mahal di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Tren pasar menunjukkan ekspektasi tinggi bahwa Capcom akan segera mengumumkan remake seri lainnya.
Strategi bisnis "menjual teror" ini terbukti terlalu efektif. Bahkan sutradara asli Resident Evil 2, Hideki Kamiya, secara terbuka mengaku mengalami kesulitan tidur setelah melihat seberapa mengerikannya Requiem. Ironisnya, insomnia Kamiya adalah representasi sempurna dari keanehan pasar 2026: kita rela membayar triliunan rupiah untuk sesuatu yang jelas-jelas meneror kewarasan kita sendiri.
Merespons kesuksesan instan ini, Capcom langsung mengamankan arus kas dengan menjanjikan konten tambahan (DLC) dan dukungan berkelanjutan. Di tengah masifnya volume penjualan, komunitas justru lebih tertarik mengulik kehidupan pribadi karakter Leon di tahun-tahun terakhir, dibandingkan porsi cerita lebih untuk karakter Grace Ashcroft.
Langkah kapitalisasi Capcom di 2026 tidak berhenti di perangkat digital. Menjelang perayaan ulang tahun ke-30 waralaba ini pada 22 Maret, Capcom bersiap memerah nostalgia penggemar.
Mereka merancang kolaborasi raksasa dengan Universal Studios Japan (USJ) tahun ini, serta menggelar konser orkestra yang tiketnya siap dijual mahal di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Tren pasar menunjukkan ekspektasi tinggi bahwa Capcom akan segera mengumumkan remake seri lainnya.
Strategi bisnis "menjual teror" ini terbukti terlalu efektif. Bahkan sutradara asli Resident Evil 2, Hideki Kamiya, secara terbuka mengaku mengalami kesulitan tidur setelah melihat seberapa mengerikannya Requiem. Ironisnya, insomnia Kamiya adalah representasi sempurna dari keanehan pasar 2026: kita rela membayar triliunan rupiah untuk sesuatu yang jelas-jelas meneror kewarasan kita sendiri.
(dan)
Lihat Juga :